TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pegadaian Optimistis Cetak Laba 75 Persen dari Target

Nurdian Akhmad
15 May 2020 | 11:30
rubrik: Business Info
Pegadaian Kantongi Laba Bersih Paruh Pertama Rp 1,53 T

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Pegadaian (Persero) optimistis  masih bisa mencetak laba tahun ini hingga 75 persen dari target, kendati ada pandemi virus Corona atau Covid-19.

Tahun 2020 ini, Pegadaian menargetkan laba bersih dalam Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp 3,48 triliun atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 3,1 triliun.
 
“Proyeksi sampai akhir tahun dengan catatan hitungan normal itu sombongnya 75 persen, artinya enggak sampai negatif,” ujar Sekretaris Perusahaan Pegadaian R Swasono Amoeng Widodo dalam virtual conference yang dipublikasikan, Jumat (15/5/2020).

Hingga kuartal I realisasi laba Pegadaian masih mencatatkan angka positif sejalan dengan target dalam RKAP sebesar Rp 866 juta. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, hingga akhir Maret realisasinya sebesar Rp850 miliar, naik dibanding posisi di periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp799 miliar.

 “Sampai Maret masih on the track. Sampai akhir tahun kalau enggak ada korona bisa lah tercapai,” kata Amoeng.
 
Menurut dia, Pegadaian masih dibutuhkan oleh masyarakat. Perkiraan jika pandemi berkepanjangan, masyarakat yang awalnya bukan nasabah akan datang ke kantor-kantor Pegadaian untuk menggadaikan barangnya. Namun bukan berarti Amoeng berharap pandemi akan berlama-lama.
 
“Saat ini (pandemi) masih tiga bulan, nanti enam bulan masyarakat yang tadinya enggak ingin gadai pasti datang gadai emas misalnya karena sudah tidak punya uang. Tapi saya enggak berharap demikian, nanti disangka menikmati penderitaan orang lain,” ujar dia.
 
Dirinya menjelaskan perkiraan tersebut melihat kinerja yang masih positif hingga Maret. Pendapatan usaha hingga bulan ketiga tercatat sebesar Rp5,03 triliun, melebihi target kuartal I di RKAP sebesar Rp4,86 triliun.
 
Bahkan hingga April, bisnis gadai pun masih tercatat positif. Hal tersebut terlihat dari penyaluran pembiayaan dari produk gadai hingga April 2020 sebesar Rp39 triliun. Penyaluran tersebut naik 15,91 persen dibandingkan pada April tahun lalu yang sebesar Rp 34 triliun.
 
Kenaikan tersebut juga diimbangi dengan kenaikan jumlah nasabah produk gadai hingga April yang mencapai 11,46 juta dari periode yang sama tahun lalu sekitar 11 juta. Kenaikan tertinggu terjadi pada masa pandemi Maret-April mencapai 250 ribu nasabah baru.

BACA JUGA:   Akseleran Salurkan Pinjaman Usaha dari Pegadaian, Rp300 Miliar!

Dirinya mengatakan emas masih mendominasi produk gadai yakni mencapai 90 persen dari total outstanding loan (OSL). Meskipun dia mengatakan kenaikan emas tidak terlalu signifikan dibanding kenaikan mobil sebagai barang yang digadaikan mencapai 30 persen.

 “Kalau emas naiknya enggak signifikan, kalau mobil signifikan banget. Di akhir Januari nilai outstanding-nya Rp240 miliar, pada April jadi Rp311 miliar,” jelas Amoeng.

 Adapun produk yang bisa digadaikan di Pegadaian bukan hanya emas dan mobil tapi ada juga berlian sebagai jenis perhiasan, tekstil atau pakaian, alat elektronik, alat rumah tangga seperti blender, setrika, kendaraan bermotor lainnya, kendaraan niaga, kain songket, dan lain sebagainya.

Tags: pegadaianperum pegadaian
Previous Post

S&P Degradasi Rating Utang PLN

Next Post

Antisipasi Antrian Panjang, Ini Langkah Baru AP II

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR