Jakarta, TopBusiness – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT XL Axiata Tbk. (EXCL) pada hari ini, Senin (18/5/2020) menyetujui untuk membagi dividen ke pemegang sahamnya sebesar 30% dari keuntungan setelah penyesuaian, yakni sebesar Rp215,73 miliar dari laba bersih perseroan di tahun 2019. Jumlah itu akan didistribusikan kepada pemegang saham, setara dengan Rp20 per lembar saham.
Untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2019 lalu, perseroan telah membukukan keuntungan sebesar Rp712,57 miliar. Setelah penyesuaian one-off item, maka perseroan membukukan keuntungan setelah penyesuaian sebesar Rp719,116 miliar.
“Sehingga dana sisanya yang sebesar Rp496,74 miliar akan dicatat dalam saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha XL Axiata,” kata Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, dalam keterangan resminya yang diterima media, di Jakarta, Senin (18/5).
Menurutnya, rapat telah menyetujui pembagian dividen yang diambil dari keuntungan yang diperoleh XL Axiata untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2019. Sesuai dengan kebijakan dividen yang dimiliki XL Axiata telah disetujui oleh Dewan Komisaris pada tanggal 28 Januari 2011 lalu, dividen tunai adalah sebesar minimal 30% dari laba bersih yang dinormalisasi di tahun sebelumnya dengan maksud untuk meningkatkan rasio payout di masa mendatang.
“Namun bagaimanapun juga jumlah dividen yang akan dibagikan bergantung pada keuntungan Perseroan, tingkat kecukupan modal XL Axiata, kondisi keuangan XL Axiata dan hal-hal lain sesuai dengan pertimbangan Direksi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Dian.
RUPST kali ini diselenggarakan dalam metode yang berbeda dari sebelum-sebelumnya guna menghindari penyebaran Covid-19. Ada 7 mata acara Rapat yang diajukan permohonan persetujuannya, termasuk di antaranya selain persetujuan pembagian deviden, juga perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris.
Sehubungan dengan persetujuan perubahan susunan Dewan Komisaris, RUPST juga telah menyetujui untuk mengangkat Dato’ Mohd Izzadin Idris dan Hans Wijayasuriya masing-masing sebagai Komisaris baru XL Axiata menggantikan Kenneth Shen dan Peter J. Chambers.
Dato’ Mohd Izzadin saat ini menjabat sebagai Executive Director/Deputy Group CEO Axiata Groups Bhd. Sebelumnya bergabung dengan Axiata, Izzadin menjabat sebagai Group Managing Director/Chief Executive Officer UEM Group Berhad, sejak Juli 2019 sampai dengan Oktober 2018.
Untuk perubahan susunan Direksi, Rapat telah menyetujui pengangkatan David Arcelus Oses sebagai Direktur baru XL Axiata menggantikan Allan Russell Bonke yang telah mengajukan penguduran dirinya sejak tanggal 23 Maret 2020. Allan melanjutkan kiprahnya di Axiata Groups Bhd dengan bergabung di Celcom Malaysia.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi XL Axiata yang baru:
Presiden Komisaris: Muhamad Chatib Basri. Komisaris: Tan Sri Jamaludin bin Ibrahim, Vivek Sood, David R. Dean, Dato’ Izzaddin bin Idris, Hans Wijayasuriya. Komisaris Independen: Yasmin Stamboel Wirjawan, Muliadi Rahardja, Julianto Sidarto
Presiden Direktur: Dian Siswarini. Direktur: Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin, Yessie D. Yosetya, Abhijit J. Navalekar, David Arcelus Oses.
Foto: Jawapos
