TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pandemi Jadi Momentum Perbaiki Distribusi Sembako

Nurdian Akhmad
27 May 2020 | 09:56
rubrik: Ekonomi
FOTO – Stok Bulog Tak Mampu Tahan Naiknya Harga Beras

Pedagang beras di Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Fenomena inflasi di Indonesia utamanya terkait supply termasuk di antaranya adalah permasalahan distribusi bahan makanan  pokok alias sembako. Panjangnya rantai distribusi dan adanya pihak yang bermain, seringkali mengakibatkan kegagalan pasar, harga mengalami kenaikan yang tidak wajar.

Menurut ekonom dan Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah, persoalan itu perlu terus diperbaiki dan wabah Covid-19 seharusnya bisa menjadi momentum.

“Sekarang sudah banyak gerakan yang mempertemukan supply dan demand. Bagaimana kita bisa belanja langsung ke petani secara online. Gerakan ini bisa menjadi bagian dari new normal yang akan mengurangi kegagalan pasar. Dengan demikian inflasi kita ke depan bisa lebih stabil,” kata Piter dalam keterangan persnya yang dikutip, Rabu (27/5/2020).

Dia menilai positif langkah pemerintah di bawah Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam melakukan kebijakan pengendalian harga seperti memotong rantai distribusi, menetapkan HET (harga eceran tertinggi) untuk gula, memperbanyak pasokan ke pasar melalui kebijakan importasi, juga rutin menggelar operasi pasar di berbagai daerah. Langkah itu terbukti cukup berhasil menahan kenaikan harga selama ramadan bahkan jelang Idul Fitri.

Menurut Piter, pada ramadan dan lebaran tahun ini memang sangat berbeda dengan biasanya seiring dengan kebijakan pembatasan sosial skala besar dan juga imbauan tidak mudik. “Tekanan inflasi selama wabah ini memang tidak cukup besar, terutama bila dibandingkan dengan kondisi normal,” ucap

Jika dibandingkan hari-hari biasa, memang seminggu sebelum Idul Fitri terdapat kenaikan permintaan terhadap berbagai kebutuhan sembako dibandingkan kondisi normal, namun jauh sekali lebih rendah. Karena itu, dengan permintaan yang jauh lebih rendah, sementara pasokan atau supply bahan pokok atau sembako dijaga oleh pemerintah, maka inflasi lebih stabil.

BACA JUGA:   Pasokan Kedelai Dijamin Aman Walau Harga Dunia Naik

Kebijakan pemerintah yang bersinergi dengan kalangan industri agar beras dan gula tidak akan langka di pasar, pasokan cukup, dan permintaan tidak mengalami lonjakan. Hal itu juga didukung denan pemanfaatan jaringan online, sehingga rantai distribusi terpangkas dan mendorong harga lebih rendah.

Tags: Distribusi sembako
Previous Post

Indeks Komposit Bergerak Tipis

Next Post

Ribuan Alat Medis Didonasikan Ayana dan Biznet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR