TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rupiah Stabil dan Menuju Nilai Fundamental

Achmad Adhito
29 May 2020 | 09:40
rubrik: Ekonomi
BUMN Konstruksi Ini  Setor Rp 745 Miliar ke Bisnis Listrik

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan bahwa nilai tukar Rupiah ke USD bergerak stabil, dan cenderung menguat ke level fundamental.

“Pada 27 Mei 2020, nilai tukar itu ditutup menguat Rp14.670 atau menguat Rp60. Dan pada 28 Mei, diperdagangkan stabil pada level Rp14.700. Hal ini memberikan keyakinan bahwa nilainya tukar itu akan terus menguat menuju ke arahnya tingkatnya fundamentalnya,” ujar Perry dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan kemarin malam.

Dia menjelaskan sejumlah faktor penyebab penguatan itu. Yakni antara lain inflasi yang rendah dan terkendali dalam kisaran sasaran 3% dengan plus-minus 1%; defisit transaksi berjalan yang rendah; aliran masuk modal asing; serta imbal hasil yang menarik seiring tingginya perbedaan suku bunga (yield spread).

Kondisi nilai tukar Rupiah masih undervalued dan belum menguat ke tingkat fundamentalnya. “Hal itu disebabkan oleh faktor premi risiko seiring ketidakpastian di pasar keuangan global.”

Premi risiko antara lain diukur melalui CDS (Credit Default Swaps). Sebelum pandemi Covid-19, premi CDS Indonesia sebesar 66 bps, dan pada puncak pandemi Covid-19 pada minggu dua dan tiga Maret 2020, premi CDS Indonesia sebesar 245 bps.

“Seiring dengan meredanya kepanikan pasar keuangan global dan langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19, premi CDS Indonesia sekarang menurun menjadi 160 bps. Premi risiko ini diperkirakan akan menurun ke depan,” Perry menjelaskan.

Sumber Ilustrasi Pasar Uang: Istimewa

BACA JUGA:   Ekonom Prediksi Gejolak Pasar AS
Tags: dampak covid-19kurs rupiahperry warjiyo
Previous Post

VIDEO – Pemerintah Siapkan Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan

Next Post

Pefindo Tetapkan Peringkat Obligasi Pegadaian

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR