Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatan seperti sebelum libur panjang kemarin. Secara teknikal pada hari ini, Indeks terlihat masih ada stamina untuk menguat.
Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, M, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan Jumat (29/5) lalu, IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 0,79% di level 4753.61. Dan untuk perdagangan hari ini, tren penguatan bisa berlanjut.
“Terlihat, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju kepada area overbought. Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation (penguatan lanjutan) pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tandas dia di Jakarta, Selasa (2/6/2020)..
Untuk itu pada transaksi hari ini, berdasarkan beberapa rasio fibonacci, support IHSG pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.624,97 hingga 4.569,16. Sementara, resistance pertama maupun kedua akan berada di rentang 4.828,57 hingga 4.975,54.
“Dan berdasarkan indikator, MACD berhasil menuju ke area positif,” tandas Nafan.
Dengan kondisi tersebut, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:
– APLN, dengan daily (98). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan, minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 96 – 99, dengan target harga secara bertahap di level 11 103, 108, 119 dan 130. Support: 94 & 91.
– DOID, dengan daily (126). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 123-126, dengan target harga secara bertahap di level 129, 146, 163 dan 180. Support: 120 & 112.
– BWPT, dengan daily (77). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan, minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 75 – 78, dengan target harga secara bertahap di level 82, 87, 98 dan 109. Support: 73 & 70.
– PGAS, dengan daily (860). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 840 – 860, dengan target harga secara bertahap di level 880, 920, 1015 dan 1110. Support: 825, 800 & 775.
– PTBA, dengan daily (1945). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1925 – 1945, dengan target harga secara bertahap di level 1985, 2040, 2120, 2300 dan 2470. Support: 1905 & 1855.
– RALS, dengan daily (570). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 560 – 570, dengan target harga secara bertahap di level 585, 605, 685, 765 dan 845. Support: 525.
Foto: Rendy MR
