Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Kamis (4/06/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia menanjak 23,67 poin, atau setara dengan 0,48 persen ke posisi 4.964,68.
Penguatan indeks komposit Jakarta ini selaras dengan pergerakan bursa saham utama Asia. Seperti, indeks hang seng di Bursa Saham Hong Kong terangkat 318,22 poin (1,31 persen) ke posisi 24.643,84, dan nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo 232,86 poin (1,03 persen) ke posisi 22.846,62.
Tak berhenti di situ saja, indeks dow jones industrial average hingga penutupan perdagangan waktu setempat di Bursa Saham New York bertambah 527,24 poin (2,05 persen) ke posisi 26.269,89, dan nasdaq 74,54 poin (0,78 perse) ke posisi 9.682,91.
Peningkatan bursa saham utama dunia ini dipicu oleh pertumbuhan harga minyak mentah dunia. Minyak mentah berjangka jenis west texas intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Juli naik 48 sen menjadi USD 37,29 per barel. Brent di London ICE Futures Exchange untuk pengiriman Agustus naik 22 sen menjadi USD 39,79. Dow jones market data menunjukkan harga untuk minyak mentah WTI dan brent tertinggi sejak 6 Maret.
Foto: Rendy MR
