Jakarta, TopBusiness – Analis pasar modal Hans Kwee memproyeksi selama sepakan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih kuat dipengaruhi oleh sentiment global, terutama kondisi di Amerika Serikat. Namun begitu, sentiment positif dari dalam negeri dan diperkirakan bisa membawa Indeks ke zona hijau adalah penguatan cadangan devisa (cadev).
“Di pasar global, sentiment pasar keuangan dunia sempat kawatir gelombang kedua Covid 19 di tandai kenaikan kasus di California, Texas dan Arizona. Apalagi kekawatiran penyebaran virus juga ditambah aksi demontrasi protes atas kematian George Floyd berpotensi menaikan kasus infeksi korona baru ini,” kata Hans di Jakarta, Senin (15/6/2020).
Menurutnya, pada akhir pekan pasar berhasil rebound dari tekanan ditandai naiknya saham perusahaan yang kinerjanya bergantung pada pembukaan kembali ekonomi berhasil menguat. Dan dengan harapan gelombag ke dua tidak akan parah dan janji tidak ada penutupan ekonomi lagi oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin.
Sementara untuk nada pisimis dari The Fed terkait pemulihan ekonomi yang butuh waktu dan potensi penurunan ekonomi Amerika Serikat juga menjadi sentiment negative pasar. Ditamah adanya prediksi Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan ( OECD) dan Bank Dunia yang menujukan ekonomi masih akan menghadapi pertumbuhan negative menjadi sentiment negative bagi pasar karena menandakan potensi perlambatan laba korporasi.
“Namun untungnya, Bank Sentral Amerika juga akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dan memperkirakan tidak akan melakukan kenaikan sampai tahun 2022 menjadi kabar baik bagi pasar negara berkambang termasuk Indonesia. Likuditas dolar akan sangat cari,” jelasnya.
Ditambah lagi, kata dia, dari dalam negeri kenaikan cadangan Devisa memberika indikasi aliran dana asing yang kembali ke pasar Indonesia dan Transisi PSBB menjadi sentiment positif.
“Dengan kondisi tersebut, IHSG kami perkirakan berpeluang menguat pekan depan dengan kecenderungan menguat di awal pekan dan berpeluang koreksi di akhir pekan. IHSG bergerak dengan support di level 4800 sampai 4712 dan resistance di level 4969 sampai 5139,” pungkas Hans.
Foto: Rendy MR
