JAKARTA-Thebusinessnews, Ketertinggalan Pembangunan infrastruktur, ditenggarai karena minimnya alokasi dana dan juga tidak fokus kinerja BUMN Infratruktur pada pembangunan Infrastruktur. Selama ini, BUMN Infrastruktur lebih mengutamakan pencapaian kinerja keuangan, namum tidak fokus pada fungsinya sebagai agent pembangunan infrastruktur.
“Mereka lebih ‘care’ kepada hal lain, yakni RUPS ( rapat umum pemegang saham sehingga mengutamkan profit saja” sentil Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro di Jakarta, Kamis (2/3/2015).
Seperti diketahui, belakangan ini BUMN BUMN bergerak di Infrastruktur, seperti PT Jasa Marga, Tbk misalnya untuk meningkatkan pertumbuhan laba,dengan cara melirik ke bisnis Property.
Di tahun 2015, Jasa Marga menyiapkan dana sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar. Perseroan melalui anak usahanya, PT Jasa Marga Properti, akan mencari lahan untuk ekspansi tersebut. Jasa Marga akan membangun properti yang lokasinya berdekatan dengan koridor jalan tol perseroan. (azis)
