Obligasi SMF idAAA

Penulis Agus

Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo, menegaskan peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2017 Seri B senilai Rp 673 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 13 Oktober 2020. Perusahaan akan melunasi obligasi tersebut dengan didukung oleh kas dan deposito berjangka yang dilaporkan sebesar Rp 2,5 triliun di akhir Mei 2020.

Demikian dijelaskan analis, Kreshna Dwinanta Armand dan Hendro Utomo, dalam laman pefindo.com, di Jakarta, hari ini.

Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan. Kemampuan obligor untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan obligor Indonesia lainnya adalah superior.

SMF adalah BUMN yang membawa misi khusus untuk meningkatkan kepemilikan rumah di Indonesia dengan cara mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan dengan memberikan pembiayaan kepada penyalur KPR seperti bank dan perusahaan pembiayaan, dengan jaminan aset KPR yang telah dimiliki. Dalam kurun waktu 13 tahun (FY 2005-FY 2018).

Perusahaan telah menyalurkan pinjaman sejumlah Rp 37,4 triliun kepada lebih dari 760.000 debitur melalui bank dan perusahaan pembiayaan, dan memfasilitasi sekuritisasi KPR dengan total senilai Rp 10,2 triliun. SMF dimiliki secara penuh oleh Pemerintah Indonesia.

Gambar: Istimewa

BACA JUGA

Tinggalkan komentar