JAKARTA-Thebusinessnews: sepanjang kuartal 1 2015 pendatang baru Bursa Efek Indonesia bisa dikatakan sepi, pasalnya selama periode tersebut hanya 2 emiten baru yang datang. Namum diprediksi kuartal III kondisi tersebut akan berubah, mengingat bakal banyak perusahaan yang melakukan IPO (Initial Public Offering).
Presiden Direktur OCBC Sekuritas, Lim Kim Siah menilai saat ini para calon emiten masih menunggu kebijakan penentuan suku bunga bank central Amerika Serikat dan realisasi program infrastruktur yang tertuang dalam APBN-P 2015.
”Saat ini Calon emiten masih menunggu waktu yang tepat, karena itu kwartal III 2015 merupakan waktu yang telat untuk melakukan IPO,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (09/04/2015).
Pernyataannya itu didasari saat ini saja, pihaknya masih menjajaki beberapa perusahaan untuk penunujukan sebagai penjamin efek, seperti disampaikan Chief Operating Officer OCBC Sekuritas, Wayne Chua, pihaknya memandang bahwa pada tahun ini pihaknya akan menjamin emisi efek sejumlah perusahaan.
Chua memperkirakan, IPO perusahaan-perusahaan tersebut baru akan terlaksana pada Kuartal III-2015. “Karena, sejak kuartal pertama hingga kedua tahun ini, kondisi perekonomian masih memiliki ketidakpastian,” tuturnya.
Paling tidak Ada lima sampai sepuluh perusahaan yang sedang didekati. Sementara posisi terakhir, pihaknya membukukan penjaminan efek dari berupa penerbitan MTN (Medium Trem Note) dari PT Buana Finance dengan total emisi Rp 250 miliar. (azis)