TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dengan GRC, Kinerja Jasa Marga Kian Berkesinambungan

Busthomi
8 July 2020 | 20:45
rubrik: GCG, Management
Dengan GRC, Kinerja Jasa Marga Kian Berkesinambungan

Jakarta, TopBusiness – Implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) di PT Jasa Marga (Persero) Tbk sepertinya sudah menjadi budaya di semua tingkatan manajemen. Hal ini tercermin jelas dari adanya pengakuan publik terhadap praktik yang dilakukan perusahaan tersebut. Praktik GRC yang diterapkannya sudah teruji dalam level yang tertinggi.

Dalam beberapa kesempatan, emiten BUMN pengelola jalan tol itu kerap mendulang penilaian terbaik dari aspek governance dan risk management. Hal ini seperti disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Mohamad Agus Setiawan dalam sesi penjurian Top GRC 2020 yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness secara virtual, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Agus menyebut, dari aspek good corporate governance (GCG) berdasarkan hasil self assessment untuk sepanjang tahun 2019 lalu mendulang penilaian 98,06% dari skala 100%. Yang terdiri dari penilaian komponen komitmen terhadap penerapan tata kelola secara berkelanjutan, pemegang saham dan RUPS, dewan komisaris, direksi, pengungkapan informasi dan transparansi, serta aspek lainnya.

“Bahkan berdasarkan penilaian Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang dilakukan the Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) penilaian tata kelola perseroan di tahun lalu untuk tahun buku 2018 mencapai 100,82 atau lebih baik dari tahun sebelumnya di angka 89,98,” ungkap dia bangga.

Dalam hal tersebut, penilaian untuk ACGS itu berdasarkan pada informasi publik, terutama pada laporan tahunan serta situs web perseroan. “Ini jelas pencapaian yang luar biasa. Tapi kami tak puas sampai di sini akan terus meningkatkannya,” tandas Agus.

Tak sampai di situ, perseroan juga mengantongi skor tinggi dari Kriteria Penilaian Kinerja Unggulan (KPKU) di angka 775,25 untuk kategori industrial leader. Atau dari tahun ke tahun terus meningkat hasilnya. Dan memang pihaknya masih menjadi leader di sektor digelutinya dengan porsi pengoperasian jalan tol mencapai 55%.

BACA JUGA:   Seksi 1 Rampung 67,23%, Ini Target Jasa Marga untuk Pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen

Untuk diketahui, saat ini emiten dengan kode saham JSMR tersebut memiliki total panjang jalan tol untuk hak konsesi mencapai 1.527 km, dengan total panjang jalan tol yang beroperasi sejauh 1.162 km. Dengan penambahan pengoperasian jalan tol sepanjang 2019 lalu sebanyak 162 km.

Selanjutnya, untuk risk maturity level di tahun 2019 lalu, perseroan juga berhasil menjaganya di angka 3,85 dari skala 5 atau defined. Yakni, proses standar tersedia dan didukung oleh penelitian. Proses dan data base yang umum diterapkan dalam unit bisnis atau divisi. Tidak ada pemantauan rutin atau tinjauan pada praktik yang diterapkan. Meski begitu, tandas Agus, budaya risiko di perseroan sudah sangat kuat.

Penerapan GRC juga tak lepas dari aksi korporasi perseroan. Sebagai perusahaan yang banyak menggelontorkan dana untuk modal kerja dalam rangka membiayai proyek-proyeknya, Jasa Marga tak lepas dari kegiatan penghimpunan dana baik melalui skema pasar modal atau perbankan. Ada beberapa aksi korporasi antara lain, penerbitan sukuk ijarah ruas Gempol-Pandaan, KIK DINFRA pada ruas Gempol-Pandanaan dan Semarang-Solo, serta penandatanganan pinjaman kredit investasi pada ruas Cinere-Serpong.

“Dan dalam setiap menerbitkan instrument investasi yang merupakan aksi korporasi selalu melakukan kajian risiko yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Setiap aksi korporasi itu telah mempertimbangkan faktor risiko dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, sehingga setiap corporate action yang diputuskan dapat benar-benar meningkatkan kinerja perusahaan secara berkesinambungan,” timpal Risk and Quality Management Group Head Jasa Marga, Bayu Nurbaya.

Untuk kinerja perseroan sendiri tercatat masih positif. Hingga akhir 2019 lalu, asset JSMR mencapai Rp99,7 triliun, dengan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih perseroan masing-masing sebesar Rp10,98 triliun, Rp6,88 triliun, dan Rp2,21 triliun. Sedangkan untuk kapasitas pendanaan juga masih kuat. Hal ini terlihat dari interest coverage ratio (ICR) di level 1,87 x.

BACA JUGA:   Asuransi Simas Jiwa, Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi

Sementara untuk struktur organisasi yang mendukung terlaksananya GRC dengan baik itu, kata Bayu, perseroan sudah memiliki Komite Manajemen Risiko. Dalam hal ini Corporate Secretary merupakan fungsi secretariat manajemen risiko yang dibantu oleh Wakil Sekretariat Manajemen Risiko dari Internal Audit serta beranggotakan Risk & Quality Management Group sebagai fungsi manajemen risiko dan kepatuhan.

“Dan kedua, dalam struktur tim Sekretariat Komite Manajemen Risiko, Corporate Secretary merupakan ketua sedangkan yang memiliki fungsi secretariat adalah risk & quality,” katanya.

Lebih jauh Agus kembali menegaskan, terkait dengan penerapan GRC saat pandemi Covid-19 ini, perseroan juga tetap compliance dalam prosedur operasional jalan tol. Antara lain mengikut SE Menteri PUPR No 07/SE/M/2020 tentang prosedur pencegahan penularan dan penanggulangan covid-19 di tempat istirahat dan pelayanan jalan tol serta transaksi jalan tol.

Foto: Rendy MR

Tags: governancejasa margarisk managementTOP GRC Awards 2020
Previous Post

Menteri Teten Dorong Digitalisasi UMKM

Next Post

Bursa Jakarta masih Bisa Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR