TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Implementasikan GRC, Kinerja PT Pelabuhan Tanjung Priok Meningkat

Editor
9 July 2020 | 16:09
rubrik: Event, GCG
Implementasikan GRC, Kinerja PT Pelabuhan Tanjung Priok Meningkat

Jakarta, TopBusiness – PT Pelabuhan Tanjung Priok atau biasa disebut PTP Multipurpose adalah salah satu anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). PT Pelabuhan Tanjung Priok merupakan operator terminal multipurpose pertama di Indonesia yang berpengalaman menangani kegiatan bongkar muat kargo curah cair, curah kering dan general cargo.

Dalam visinya, PTP Multipurpose ingin menjadi Operator Smart Terminal Kelas Dunia Berbasis Platform yang Menjadi Pilihan Pertama Pelanggan. Untuk mewujudkannya, banyak langkah yang ditempuh PTP Multipurpose, salah satunya dengan mengimplementasikan GRC atau Governance, Risk, dan Compliance dalam perusahaannya. Benar saja, penerapan GRC membuat kinerja PTP Multipurpose meningkat.

Hal ini disampaikan Dewi Fitriyani selaku SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelabuhan Tanjung Priok pada saat sesi penjurian TOP GRC Awards 2020 secara online oleh Majalah TopBussines, Rabu (8/7/2020). “Dengan menerapkan GRC, kinerja perusahaan semakin meningkat,” tutur Dewi Fitriyani.

Di usianya yang baru menginjak 5 tahun, PTP Multipurpose patut berbangga. Pasalnya  score  nilai GCG yang ditorehkan sangat memuaskan yaitu diangka 98,39 pada tahun 2019. Meningkat jauh dari tahun pertama PTP Multipurpose berdiri di tahun 2015 dengan score nilai GCG 68,77. Apalagi assessment dilakukan oleh pihak Eksternal.

“Pengukuran tingkat penerapan GCG PTP dilakukan setiap 1 tahun sekali oleh asesor independen untuk memastikan komitmen dan tanggungjawab perseroan apakah berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku berdasarkan prinsip transparansi, kemandirian, akuntanbilitas,  responsibiltas serta kewajaran,” terang Dewi.

Keberhasilan itu didukung dengan adanya struktur organisasi terkait GRC yang diketuai langsung oleh Direktur Utama. Selain itu, peran komisaris juga cukup signifikan dengan menjadi Komite Pendukung GRC.

“Dukungan TI juga berperan penting dalam mengimplementasikan GRC. Seperti adanya System e-report dan e-dashboard untuk manajemen risiko, Pelaporan WBS secara online yang bisa di akses melalui website perusahaan, Penandatanganan Pakta Integritas secara Online dan Sosialisasi GCG secara Online,” ungkap Dewi.

BACA JUGA:   TOP GRC Awards 2020: Penghargaan GRC Terbesar dan Paling Komprehensif

Tak sampai disitu, GRC juga dikembangkan sebagai Budaya Perusahaan, salah satunya yaitu nilai tranparansi seperti pengisian RSCA (Risk Control Self Assessment) dan pengisian P2B (Penilaian Performansi Bulanan).

Penulis: Mi’roji

Tags: PT Pelabuhan Tanjung PriokTOP GRC Awards 2020
Previous Post

Berkat GRC Bisnis PAN Brothers Tetap Menggeliat

Next Post

Tenaga Medis dan Relawan Covid-19 dapat Apresiasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR