Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga akhir perdagangan Jumat (10/07/2020) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih akan mengalami tekanan, meski terbatas.
“Pagi ini bursa regional Nikkei dan Kospis bergerak melemah (0,13% dan 0,30), sementara IHSG berpeluang melanjutkan koreksi terbatas,” demikian tersurat dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia, dalam laman samuel.co.id, di Jakarta.
Kemudian, disebutkan beredar kabar bahwa Kemenetrian Keuangan sedang mengkaji kemungkinan untuk menempatkan dana pada bank swasta, tidak terbatas pada Himbara. Hal ini melanjutkan program PEN Pemerintah dengan mendorong kredit perbankan ke sektor rill.
Dari luar negeri. Pasar saham Amerika bergerak variatif semalam, dengan penguatan terjadi di grup perusahaan teknologi sementara grup industrial mengalami pelemahan terdalam. Nasdaq ditutup positif 0,53%, sementara S&P 500 melemah 0,56% dan dow jones turun 1,39%. Yield 10Y US Treasury pun masih bergerak sideways di level 0,625%. Beberapa economist menanggapi terkait nasihat yang diberikan kepada Trump untuk melemahkan Hong Kong dolar sebagai sanksi terhadap peningkatan kendali China atas Hong Kong merupakan suatu hal yang sulit terjadi, seiring dengan besarnya kepentingan bisnis negara Paman Sam itu dengan Hong Kong.
Pekan ini harga komoditas emas (Comex) masih melanjutkan tren penguatan seiring dengan terjadinya pelonggaran moneter di berbagai negara. Perdagangan emas (Comex) terkoreksi 0,65% semalam, dan saat ini bertahan di level USD 1.807,15 per troy oz.
Fotographer: Rendy MR
