TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Mandiri Komit Optimalkan Dana Pemerintah

Agus Haryanto
15 July 2020 | 13:25
rubrik: BUMN
Bank Mandiri Komit Optimalkan Dana Pemerintah

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkomitmen untuk mengoptimalkan dana penempatan pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, perseroan menyalurkan sekitar Rp 3,5 miliar berupa kredit produktif kepada 10 debitur segmen UMKM di Bogor, Jawa Barat.

Ke-10 debitur tersebut, antara lain, pelaku usaha kontraktor, supplier jasa pengendali hama, petani jambu biji, produsen sandal wanita, pelaku pertanian hidroponik, pemilik penggilingan tapioka, produsen kripik singkong & pisang dan peternak ayam potong. Mereka mendapatkan pembiayaan berskema kredit modal kerja (KMK), kredit usaha mikro (KUM) dan kredit usaha rakyat (KUR) dengan besaran bervariasi di kisaran Rp 100 juta-1,2 miliar.

Regional CEO Bank Mandiri Jakarta III, Anton Zulkarnain, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan program PEN ini dengan optimal, namun tetap menjaga kehati-hatian dan track record debitur di perbankan. “Kami memanfaatkan seluruh jaringan mikro dan UKM di lapangan untuk memastikan bahwa debitur tersebut memang layak dan benar-benar memiliki usaha yang potensial. Tujuannya, agar pembiayaan ini tepat sasaran dan benar-benar bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, sesuai dengan tujuan program PEN”, kata Anton, dalam laman bankmandiri.co.id, kemarin.

Tak hanya itu, tambahnya, pihaknya juga akan melakukan pendampingan dan monitoring kepada debitur penerima kredit PEN agar dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan debitur, termasuk, jika dibutuhkan tambahan pembiayaan.

Berdasarkan PMK 70/2020, pemerintah menempatkan uang negara di bank-bank Himbara untuk disalurkan sebagai kredit produktif, khususnya, segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Adapun penempatan dana di Bank Mandiri sebesar Rp 10 triliun, dimana perseroan telah menyiapkan alokasi pembiayaan sebesar Rp 20 triliun untuk segmen UMKM.

BACA JUGA:   Inovasi Acer Persembahkan Tiga Smartphone Anyar

Berdasarkan pipeline tersebut, dia menjelaskan, penyaluran kredit khusus segmen UMKM akan diarahkan ke sektor-sektor produktif antara lain pertanian, perkebunan, jasa & perdagangan, industri pengolahan, pariwisata serta sektor lain yang memberikan dampak pada ketahanan pangan.

Untuk mempercepat proses penyaluran dan implementasi protokol kesehatan dalam bisnis di era New Normal, kami juga telah memanfaatkan dukungan TI dalam proses bisnis, seperti aplikasi Mandiri Pintar untuk memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif agar persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit.

Previous Post

Ini Taktik Pemasaran Intiland Kala Covid

Next Post

Kuota KPR Bersubsidi BRI Ditambah 2.000 Unit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR