Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali ke jalur penguatan, usai di perdagangan kemarin kembali terkorksi tipis. Untuk itu, pelaku pasar disarankan untuk mengamati saham-saham yang bisa menopang penguatan Indeks ini.
Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 0,07% di level 5.075,80. Namun untuk perdagangan hari ini kemungkinan akan berbalik rebound.
Berdasarkan indikator, MACD, Stochastic masih RSI masih menunjukkan sinyal positif. “Dan di sisi lain, terlihat juga beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur Nafan di Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Dengan kondisi seperti itu, kata dia, dilihat dari rasio fibonacci, maka support pertama maupun kedua IHSG akan memiliki range di level 4.975,54 hingga 4.865,27. Sementara itu, untuk resistance pertama maupun kedua berada di rentang 5.172,37 hingga 5.233,17.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– AALI, dengan daily (8850). Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 8900 – 9200, dengan target harga di level 8400. Resistance: 9700.
– BNGA, dengan daily (790). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 775 – 795, dengan target harga secara bertahap di level 830, 905 dan 980. Support: 775 & 755.
– MNCN, dengan daily (905). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 890 – 910, dengan target harga secara bertahap di 925, 955, 1020 dan 1085. Support: 890 & 855.
– SMRA, dengan daily (600). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 585 – 605 dengan target harga secara bertahap di level 615, 635, 655, 735 dan 845. Support: 575 & 540.
– TLKM, dengan daily (3090). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3070 – 3090, dengan target harga secara bertahap di level 3120, 3190, 3250, 3500, 3750 dan 4000. Support: 3000.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
