Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan Kamis (16/07/2020) di Bursa Efek Indonesia masih mencari sentimen positif. Pelaku pasar menanti hasil keputusan RDG-BI yang diproteksikan kembali memangkas suku bunga acuan.
Indeks komposit Jakarta bertambah 14,99 poin, atau setara dengan 0,3 persen ke posisi 5.090,79. “Hari ini investor menunggu hasil RDG-BI yang akan memutuskan 7DRRR yang berdasarkan consensus diprediksi akan kembali dipotong 25bps menjadi 4% dari level sekarang 4,25%,” demikian tersebut dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia di website samuel.co.id.
Sekedar gambaran, pasar saham Amerika bergerak masih dengan ekspektasi adanya vaksin Covid-19. DJIA plus 0,85% ke level 26.870, diikuti S&P500 0,91%, dan nasdaq 0,59%. Harga minyak WTI pagi ini berada pada level USD 41,05 dengan Brent 43,68 dan emas 1.814.
Indeks EIDO minus 0,88% dan IHSG Rabu ditutup berkurang 0,7% menjadi 5.076 dengan pemberat saham BBCA, BBRI dan BYAN. Net sell asing pada pasar regular mencapai Rp 603,2 miliar. Saham dengan nilai net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp 238,7 miliar), BBNI (Rp 56,3 miliar), dan TLKM (Rp 42,7 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan ICBP (Rp 20,7 miliar), PTBA (Rp 19,7 miliar), dan ACES (Rp 13,1 miliar).
Rilis data terkini adalah Trade Balance Indonesia per Jun-20 yaitu surplus USD 1,27 miliar (May-20 surplus USD 2,16 miliar; cons surplus USD 1,11 miliar). Import minus 6,36% yoy (May-20 negatif 42,2%; cons 18.7%) dengan export plus 2,28% yoy (May-20 minus 29,48%; cons 12,3%).
Fotographer: Rendy MR
