Menko PMK Ungkap Pentingnya Sinergi dan Kolaborasi CSR

Penulis Nurdian Akhmad

Jakarta, TopBusiness –  Ajang penghargaan bidang CSR yang terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, yakni TOP CSR Awards 2020 digelar hari ini di Grand Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta. Ada sekitar 300 top manajemen perusahaan baik BUMN maupun swasta yang menghadiri TOP CSR Awards 2020.

Beberapa pejabat dan tokoh hadir dijadwalkan memberikan keynote speech dan pandangannya dalam kegiatan ini antara lain  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Muhadjir Effendi yang datang mewakili Wakil Presiden RI.

Sambutan juga disampaikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, & Transmigrasi RI Halim Iskandar dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan RI, Alue Dohong.

Wakil Presiden RI yang dalam hal ini diwakili oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK).  Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir Effendi, selaku Menko PMK menegaskan pentingnya peran perusahaan melalui program CSRnya, untuk bersinergi dengan pemerintah, guna mengatasi permasalahan bersama, terutama terkait dengan permasalahan ekonomi dan sosial akibat dari pandemi COVID-19.

Sedangkan A. Halim Iskandar – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, & Transmigrasi RI, juga menyampaikan perlunya kolaborasi CSR antar perusahaan, untuk mempercepat pembangunan desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi. Banyak Kementerian Desa yang dapat disinergikan dengan program-program CSR perusahaan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan RI, Alue Dohong juga mendorong agar CSR-CSR perusahaan dapat ditingkatkan efektivitas pelaksanaanya untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pembinaan ekonomi dan sosial masyarakat di sekitar hutan. 

Acara TOP CSR Awards 2020 mengangkat tema Peran Strategis CSR dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Era New Normal.

Kegiatan TOP CSR Awards 2020 diselenggarakan oleh majalah Top Business, yang diterbitkan oleh PT Madani Solusi Internasional (atau MSI group), dan bekerjasama serta didukung oleh beberapa asosiasi CSR, Bisnis dan GCG, seperti KNKG (Komite Nasional Kebijakan Governance), Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta perusahaan konsultan CSR dan Bisnis seperti MB Consulting (Mitra Bhadra Consulting), SKB (Solusi Kinerja Bisnis), ISVI (Indonesia Shared Value Institute), Yayasan Pakem (Pengembangan Keuangan Mikro), SDP (Sinergi Daya Prima), Dwika Consulting, dan lain sebagainya.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar