Jakarta, TopBusiness – Pada akhir perdagangan Rabu (05/08/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia positif 52,05 poin, atau setara dengan 1,03 persen ke level 5.127,051. Pelaku pasar menganggap kontraksi GDP sebagai sesuatu yang wajar.
Pelaku pasar modal domestik melihat kontraksi GDP Indonesia merupakan sesuatu yang wajar, di tengah pandemi Covid-19. Mereka memburu saham-saham berharga rendah.
Akhirnya, mereka berburu saham-saham berkapitalisasi besar di sektor pertambangan sehingga terangkat hingga 2,98 persen, diikuti infrastruktur dan konsumer masing-masing positif 2,25 persen dan 1,85.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung marak dengan volume mencapai 10.388.760.956 unit saham dan frekuensi 777.591 kali transaksi senilai Rp 9,328 triliun.
foto: Rendy MR
