Jakarta, TopBusiness –PT Jasindo Syariah telah membangun dan menerapkan budaya perusahaan dengan menerapkan Governance, Risk & Compliance (GRC). Terkait tata kelola perusahaan, Jasindo Syariah sudah mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG) dan menerapkan Risk Management System sesuai ISO 31000.
PT Jasindo Syariah juga menerapkan pakta integritas bagi seluruh komisaris, direksi,dan seluruh karyawan dari tingkat atas hingga level paling bawah.
“Kami pun telah membentuk dan menerapkan Whistleblowing System (WBS) dalam pelaksanaan anti penyuapan (fraud) dalam proses bisnis kami. Lantas kami juga membangun tim pengendalian karyawan yang menyangkut berbagai hal baik standar kompetensi (humman capital) serta peningkatan efisiensi, kualitas dan kapabilitas kinerja dengan berbasiskan kepada penerapan teknlogi digital Informasion Computer Teknologi (ICT),” kata Direktur Utama PT Jasindo Syariah Saparudin dalam penjurian TOP GRC Awards 2020 yang diselenggarakan secara daring oleh majalah TopBusiness, Selasa (4/8/2020).
“Kami sebagai perusahaan insurance dengan berbasiskan kepada pola Syariah dalam pelaksanaan bisnisnya dalam memberikan layanan seluruh produk jaminan insurance yang kami tawarkan kepada seluruh pelangan kami. Jasindo Syariah merupakan anak perusahaan dari induk kami yang berbasiskan kepada pola konvensionalm,” ujar dia.
Saparudin menambahkan, pihaknya juga telah menerapkan keunggulan teknologi digital dalam operasional, manajemen perusahaan serta layanan kepada pelangan. “Kami telah membangun aplikasi STAR dengan berbagai keunggulan untuk memberikan layanan prima kepada seluruh pelanggan kami dalam hal ini ,Electronic Sign Polis bagi seluruh pelangan sudah terlayani secara digital,serta pula kami bangun aplikasi Mobile Apss FAST bagi seluruh pelangan kami.”
“Dengan pelayan digital ini pelangan kami tidak harus antri dan datang ke kantor kami, akan tetapi sudah dapat dilayani dengan mudah kapansaja, dimana saja, hemat, efektif,” jelas Saparudin.
Sebagai perusahaan asuransi, menurut dia, Jasindo Syariah harus bisa memberikan pelayanan terbaik dalam mengelola risiko atau pertanggungan risiko nasabah dengan baik. Sebab itu, manajemen harus memiliki kecerdasan pula dalam memitigasi risiko dengan baik sehingga bisa memberikan pertanggungan kepada seluruh konsumen.
“ Jadi kami ini sebagai perusahaan yang mengeloah seluruh risiko konsumen. Kami pun dalam menjalankan bisnis risiko ini harus pula menerapkan management risiko dengan baik pula,” ujar Saparudin.
PT Jasindo Syariah pada tahun lalu mencatat kinerja bisnis yang cukup baik. Laba bersih perusahaan pada 2019 naik Rp 8,3 miliar dari tahun 2018 yang sebesar Rp 1,6 miliar. Aset perusahaan juga meningkat dari Rp 256,2 miliar pada 2018 menjadi Rp 300,4 miliar pada 2019.
