TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RUPST SMBR Sepakati Dividen Payout Ratio 20%

Busthomi
6 August 2020 | 09:42
rubrik: Capital Market
RUPST SMBR Sepakati Dividen Payout Ratio 20%

Jakarta, TopBusiness – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) salah satu perusahaan BUMN di Sumatera Selatan yang bergerak di industri semen baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 di Hotel Sari Pacific, Jakarta. RUPST dipimpin langsung oleh Komisaris Independen Perseroan, Darusman Mawardi.

Pada RUPST tersebut, telah disepakati penggunaan laba bersih SMBR tahun buku 2019 lalu sebesar Rp30,072 miliar, ditetapkan dividen payout ratio sebesar 20,48 persen dengan total nilai dividen tunai sebesar Rp6,158 miliar.

“Sehingga, sisanya yakni sebesar Rp23,913 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya,” tutur Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim, di Jakarta, ditulis Kamis (6/8/2020).

Selain itu, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Perubahan susunan pengurus perseroan dilandasi oleh kebutuhan dalam menghadapi tantangan terhadap BUMN ke depannya. Untuk itu, perseroan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi pengurus perseroan yang diganti dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional SMBR.

Untuk perubahan Susunan Pengurus Perseroan adalah sebagai berikut: Dede Parasade yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pemasaran digantikan oleh Mukhamad Saifudin; Harjanto yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama digantikan oleh Franky Sibarani; Dewi Yustisiana yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris independen digantikan oleh Endang Tirtana; Pemberhentian Kiki Rizki Yoctavian sebagai Komisaris karena berakhirnya periode/masa jabatan.

Dengan begitu, susunan Pengurus Perseroan yang baru berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2019, adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama: Franky Sibarani; Komisaris: Oke Nurwan; Komisaris Independen: Darusman Mawardi; Komisaris Independen: Endang Tirtana. Direktur Utama: Jobi Triananda Hasjim; Direktur Produksi & Pengembangan: Daconi; Direktur Keuangan: M. Jamil; Direktur Umum & SDM: Amrullah; Direktur Pemasaran: Mukhamad Saifudin.

Kinerja Positif

Pada laporan yang disampaikan oleh Dirut SMBR, perseroan melaporkan kinerja penjualan relatif stabil ditengah penurunan permintaan semen nasional sepanjang tahun 2019. Perseroan berhasil mencatatkan volume penjualan sebesar 2.119.772 ton hampir sama seperti tahun 2018 di tengah kondisi industri semen yang masih oversupply dan melambatnya pertumbuhan permintaan semen di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

BACA JUGA:   BEI Ajak Industri Pertambangan Makin Banyak IPO

“Kinerja penjualan SMBR tersebut masih lebih baik dari pada total konsumsi (demand) semen di Sumbagsel yang berdasarkan data dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) turun hingga 9,3% disepanjang 2019 yang menjadi pasar utama SMBR,” tambah Jobi.

Didukung dengan strategi pemasaran yang efektif, SMBR sepanjang 2019 juga mampu memacu market share di wilayah Sumbagsel sebesar 2% menjadi 35% dari tahun sebelumnya. Dengan kontribusi market share terbesar di Sumsel mencapai 63% dan Lampung 21%, disusul Jambi 15%, Bengkulu 10% dan Bangka Belitung 4%.

Dengan begitu, kinerja SMBR pad atahun lalu berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,0 triliun atau tumbuh 1% dibandingkan dengan pendapatan di tahun 2018 sebesar Rp1,996 triliun. Dengan berbagai program efisiensi yang dilaksanakan, SMBR selama tahun 2019 berhasil menurunkan COGS sebesar 12% sehingga laba kotor SMBR pun naik 24% menjadi Rp875 miliar dari Rp707 miliar di tahun sebelumnya.

SMBR juga berhasil mempertahankan laba usaha sebesar Rp234 Miliar di tahun 2019. Namun laba bersih SMBR di tahun 2019 mengalami penurunan menjadi Rp30 Miliar karena peningkatan beban keuangan. Juga adanya beban biaya bunga atas kredit investasi Pabrik Baturaja II sebesar Rp100 miliar dan bunga pinjaman MTN sebesar Rp25 miliar. Dengan kondisi itu, current ratio dan Debt to Equity Ratio (DER) SMBR pun masih berada di level yang aman yaitu 229% dan 60%.

Foto: Istimewa

Tags: dividenRUPSTsemensemen baturajaSMBR
Previous Post

IHSG Positif 20 Poin

Next Post

Keyakinan Konsumen Membaik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR