TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RUPST SRTG Sepakat Bagi Dividen ke Pemegang Saham Senilai Rp814 Miliar

Busthomi
21 April 2022 | 17:04
rubrik: Capital Market
Saratoga Tambah Saham Kepemilikan di Aneka Gas

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2022 PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (“Perseroan” dengan kode saham: SRTG), pada hari ini menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 814 miliar dibandingkan Rp 298 miliar di tahun 2021.

Dividen tunai tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham Saratoga yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 11 Mei 2022 pukul 16:00 WIB. Pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham Perseroan akan dilakukan pada tanggal 13 Mei 2022.

Presiden Direktur Saratoga Michael William P. Soeryadjaya menyatakan, pembagian dividen yang dilakukan merupakan bentuk apresiasi Perseroan atas dukungan pemegang saham.

“Terima kasih kepada para pemegang saham yang terus mendukung Saratoga. Kami mampu mengelola perusahaan dengan disiplin, efisen dan terukur, sehingga berhasil mengeksekusi setiap strategi investasi secara optimal,” kata Michael dalam Public Expose PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. yang digelar secara Hybrid di Jakarta (21/4/2022).

“Komitmen kami adalah memastikan setiap investasi yang dilakukan Saratoga dapat memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham dan juga bagi perekonomian Indonesia,” lanjutnya.

RUPST Saratoga juga menyetujui dan menerima dengan baik Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2021, mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk Tahun Buku 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & rekan (anggota firma KPMG International).

Laporan Keuangan Konsolidasian Saratoga dan Entitas Anak untuk Tahun Buku 2021 memperoleh pendapat wajar dalam semua hal yang material.

Selain RUPST, pada kesempatan ini Perseroan juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). Untuk agenda tersebut, pemegang saham menyetujui usulan manajemen Saratoga untuk melakukan buyback saham sebanyak-banyaknya 45 juta saham.

BACA JUGA:   Gelar RUPST, Ini Jajaran Baru Direksi Bank BTN

Pada tahun 2021, Saratoga mencatatkan Net Asset Value (NAV) sebesar Rp 56,3 triliun. Sumber pertumbuhan NAV Perseroan sebagian besar berasal dari kenaikan harga saham di hampir semua portofolio investasi Perseroan, terutama PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX).

Michael menjelaskan, perusahaan portofolio investasi Saratoga, yang didukung dengan fundamental yang kuat dan sektor bisnis yang strategis, berhasil mengoptimalkan peluang selama fase pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021.

“Perusahaan portofolio investasi Saratoga telah berkontribusi terhadap pendapatan dividen Perseroan sebesar Rp 1,65 triliun selama tahun 2021. Terjadi peningkatan hingga 120 persen daripada pendapatan dividen tahun 2020 sebesar Rp 750 miliar, yang mencerminkan bahwa portofolio investasi kami memiliki kinerja yang sangat solid,” jelas Michael.

Selama tahun 2021, sejumlah langkah penting telah dilakukan Perseroan dengan melakukan investasi baru di tiga perusahaan startup, yaitu Xurya, SIRCLO dan Fuse, juga investasi di perusahaan media digital dan periklanan yakni City Vision. Saratoga juga menambah kepemilikan sahamnya hingga akhir Desember 2021 dibandingkan Desember 2020, di PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) dan PT Aneka Gas Industri Tbk. (AGII).

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan mengatakan, Saratoga akan terus mengoptimalkan setiap peluang investasi di sektor-sektor strategis yang memiliki prospek pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Industri teknologi, konsumen, dan pelayanan kesehatan merupakan beberapa sektor yang menjadi pilihan investasi Saratoga, mengingat skala ekonominya yang besar sesuai dengan jumlah populasi penduduk Indonesia yang mendekati 300 juta jiwa.

“Dalam setiap investasinya Saratoga akan selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dan terukur. Kami percaya dengan pengalaman dan kemampuan SDM Saratoga, kinerja Perseroan akan tetap solid,” jelas Devin.

BACA JUGA:   Jaga Likuiditas, SRIL Kurangi Dividen

FOTO: Istimewa

Tags: dividenRUPSTSaratogaSRTG
Previous Post

Hutama Karya Dukung Budaya Saling Menghargai di BUMN

Next Post

Gelar Lelang Bandwidth Pertama Secara Online hingga 3.000 Gbps, Surge Incar Pendapatan Rp180 M

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR