TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Metland Cetak Laba dengan Inovasi

Albarsyah
7 August 2020 | 09:46
rubrik: Capital Market
Metland Cetak Laba dengan Inovasi

Jakarta, TopBusiness – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) sebagai pengembang perumahan, hotel, perkantoran serta pusat perbelanjaan modern yang sudah mumpuni dalam core business-nya selalu memberikan pertumbuhan sangat baik dalam penjualan berbagai produk, walaupun dalam beberapa tahun ini situasi industri properti ini sedang mengalami lesu darah, ditambah lagi dengan wabah virus corona-19 yang belum jelas kapan waktunya akan berkesudahan karena anti virus Corona ini masih dalam tahap uji coba.

Sebagai pengembang yang sudah berpengalaman dalam mengelolah pasar properti di Indonesia, serta juga sudah berpengalaman dalam berbagai situasi perekonomian, politik di negeri ini, akan tetapi Metland tetap eksis menciptakan laba bagi pemegang saham dalam tahun buku 2019.

Wabah virus ini masih tetap menghantui seluruh sektor ini, akan tetapi Metland terus bertumbuh dalam capaian penjualan. Tentunya dengan inovasi dan kreativitas manajemen pengembang terbesar di Indonesia tetap bertumbuh di tahun 2020 ini.

Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk (Metland) dengan kode saham MTLA mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp487 miliar. “Pada tahun buku 2019 jumlah tersebut naik tipis 1,09% dari tahun lalu. Hal ini dikarenakan kondisi industri properti yang masih tumbuh relatif stagnan” jelas Olivia Surodjo, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Metropolitan Land Tbk, usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Sahan Luar Biasa (RUPSLB), di Jakarta, kemarin.

Dari laba tersebut RUPST menyetujui sekitar 10% dari laba, atau sebesar Rp6,30 per lembar saham untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada 7.655.126.330 pemegang saham sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Dana dialokasikan sebagai cadangan sebesar Rp2 miliar. Sedangkan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja Perseroan. “Setiap tahun Metland berkomitmen memberikan dividen jika kinerja perusahaan positif,” lanjut Olivia dalam keterangan resmi korporasi yang diterima redaksi Top Business.

BACA JUGA:   IHSG Minus 0,09 Persen

RUPST dan RUPSLB PT Metropolitan Land Tbk dilaksanakan untuk melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019, dihadiri oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan mencakup lima agenda RUPST; Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2019, Penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2019, Penunjukkan Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2020, Penentuan honorarium, gaji, dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi dan/atau Penentuan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi, Perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan. Sedangkan agenda RUPSLB Metland adalah Persetujuan perubahan dan pernyataan kembali Anggaran Dasar Perseroan.

Laporan tahunan Perseroan diterima baik dan mendapatkan pengesahan serta persetujuan di RUPST. Direksi dan Dewan Komisaris juga mendapat pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan, sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan untuk tahun buku 2019. Selain hal tersebut, RUPST juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2019, serta memberikan wewenang kepada Direksi untuk menetapkan honorarium berikut syarat-syarat penunjukkannya. RUPST juga menyetujui penentuan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Perseroan mengalami perubahan komposisi Dewan Komisaris dikarenakan pengunduran diri Aldo Brasali dari jabatan Komisaris serta wafatnya Presiden Komisaris Dr. Ir. Ciputra. RUPST telah menyetujui pengangkatan Junita Ciputra sebagai Presiden Komisaris PT Metropolitan Land Tbk dan Iwan Brasali sebagai Komisaris PT Metropolitan Land Tbk.

Sementara itu pada RUPSLB menyetujui perubahan dan pernyataan kembali Anggaran Dasar Perseroan. Agenda ini dalam rangka penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).

BACA JUGA:   Hadirkan Teknologi Etis, HCHF Gandeng Yayasan Muda Giat Peduli dan Dompet Aman Berdayakan Pendidikan

Kinerja Usaha 2019

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Thomas J. Angfendy, menjelaskan bahwa Metland dapat melalui tahun 2019 dengan baik, tercermin dari peningkatan laba sebesar 1,09%.

Nilai aset Perseroan pada tahun 2019, bertumbuh sebesar 17,59%, yaitu mencapai Rp6,1 triliun. Sedangkan peningkatan ekuitas Perseroan sebesar 11,95% menjadi Rp3,85 triliun di tahun 2019.

Total nilai pendapatan Perseroan selama tahun 2019 adalah sebesar Rp1,40 triliun meningkat 1,81% dibanding pendapatan tahun 2018 yang dibukukan Perseroan sebesar Rp1,38 triliun. Peningkatan pendapatan disebabkan oleh peningkatan penjualan properti sebesar Rp881 miliar, naik 1,43% dibandingkan Rp868 miliar. Penjualan terbesar berasal dari proyek The Riviera At Puri, Metland Cibitung, dan Metland Cileungsi. Semua proyek Perseroan turut memberikan kontribusi dengan besaran: 63% dari usaha penjualan properti residensial dan penjualan properti strata title, 26% dari pendapatan sewa pusat perbelanjaan, 8% dari pengoperasian hotel dan 3% dari pengoperasian pusat rekreasi, perkantoran dan pendapatan lain-lain.

Sepanjang tahun 2019, Perseroan mengembangkan proyek-proyek strategis mencakup proyek residensial, seperti peluncuran rumah tapak Wisteria fase 1 yang merupakan bagian dari kerjasama operasi dengan Keppel Land Ltd. Wisteria merupakan proyek kerjasama Metland dengan Keppel Land yang kedua setelah The Riviera at Puri. Selain itu, Metland Puri meluncurkan Cluster Clematis pada akhir tahun yang mendapat respon pasar sangat baik.

Untuk proyek strata, Perseroan telah menyelesaikan pembangunan Tower Aster – Kaliana Apartment di Metland Transyogi yang telah mulai melakukan proses serah terima kepada konsumen di akhir tahun 2019. Pada proyek komersial Metland melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melaksanakan Peletakan Batu Pertama (ground breaking) Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten Jatibarang, Majalengka yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hotel berbintang empat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akomodasi penumpang pesawat udara serta masyarakat lain yang beraktifitas di bandara.

BACA JUGA:   Impact Pratama Gaet Pinjaman Bank, dalam USD dan Rupiah

Pada Agustus 2019, Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir. Budi Karya Sumadi meresmikan Stasiun Kereta Api Metland Telaga Murni yang berlokasi di dalam kawasan perumahan Metland Cibitung.

Strategi

Saat ini Metland sedang menjalankan program New Normal New Home yang memberikan kemudahan diskon hingga 500juta-an, harga termasuk biaya BPHTB, KPR dan AJB hingga hadiah menarik berupa kitchen set, air conditioner (AC), logam mulia dan voucher belanja sampai dengan 10 juta rupiah (syarat dan ketentuan berlaku). Program ini diikuti oleh seluruh proyek residensial dan apartemen Metland yaitu Metland Menteng, Metland Puri, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Tambun, Metland Cibitung, Metland Cyber City, M Gold Tower dan Kaliana Apartment. Produk yang bisa diperoleh dari program ini juga beragam mulai dari rumah ready stock, rumah indent, unit apartemen, kavling dan ruko.

Tantangan tahun 2020 sudah terlihat mulai akhir tahun 2019 dengan merebaknya virus Covid-19 di negara Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan penyebaran wabah virus Covid-19 sebagai pandemi global. Metland senantiasa melakukan inovasi serta promosi iklan dan strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat.

Hingga bulan Juni 2020, Metland mencatatkan pendapatan sebesar Rp390 miliar, yaitu Rp214 miliar dari penjualan properti dan Rp176 miliar dari pendapatan berkelanjutan serta laba bersih sebesar Rp88 miliar. Sementara itu Metland membukukan total marketing sales sebesar Rp540 miliar hingga Juni 2020.

Previous Post

IHSG Cetak Plus 0,31 Poin

Next Post

Polda Jabar Sidak ke Perusahaan Bahan Peledak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR