TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pefindo Tetapkan Peringkat Jasindo Syariah

Agus Haryanto
10 August 2020 | 11:39
rubrik: Finance
Pefindo: Paruh Pertama, Transaksi Pasar Obligasi Sepi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo, menetapkan peringkat kekuatan finansial PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) di idA. Prospek untuk peringkat tersebut adalah stabil.

Menurut analis Adrian Noer dan Imelda Rusli, perusahaan asuransi dengan peringkat idA memiliki karakteristik keamanan keuangan yang kuat dibandingkan lainnya di Indonesia. Namun, perusahaan mungkin akan terpengaruh oleh perubahan kondisi bisnis yang merugikan dibandingkan perusahaan asuransi lain dengan peringkat yang lebih tinggi.

“Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), dan kualitas aset yang di atas rata-rata. Namun, peringkat dibatasi oleh kehadiran dan rekam jejak yang terbatas di industri asuransi umum, performa operasional yang di bawah rata-rata, dan nominal ekuitas yang terbatas,” kata keduanya dalam laman pefindo.com, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Peringkat dapat dinaikkan jika Pefindo melihat tingkat dukungan yang lebih tinggi dari induk sebagai hasil dari meningkatnya kontribusi perusahaan secara signifikan dan konsisten. Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan jika ada penurunan dukungan dari Jasindo, seperti, penurunan kepemilikan yang material, atau tingkat kepentingan Perusahaan terhadap Jasindo menurun secara susbtansial karena penurunan posisi pasar atau pemburukan indikator kinerja operasional.

“Kami melihat bahwa inisiatif program pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ditengah pandemi Covid-19 akan berdampak moderat pada produksi bisnis baru di industri asuransi, khususnya kelas-kelas bisnis yang terkena dampak langsung seperti kendaraan bermotor, asuransi kredit, dan kargo. Sektor properti juga dapat terpengaruh pada tingkat yang lebih rendah, karena permintaan untuk pembaruan asuransi masih ada. Dampak signifikan Covid-19 pada kelas bisnis yang terpengaruh dapat membatasi kemampuan perusahaan asuransi umum untuk mendapatkan bisnis baru dan memperbarui polis, sehingga mempengaruhi profil keuangan perusahaan asuransi umum, terutama kinerja operasional dan profil likuiditas,” paparnya.

BACA JUGA:   FIFGROUP Raih 4 Kategori Penghargaan Indonesia PR of The Year 2024

Mereka melanjutkan. “Kami memperkirakan perusahaan asuransi memiliki buffer likuiditas cukup, karena sebagian besar porsi investasi ditempatkan pada aset likuid. Kami berpandangan bahwa Covid-19 akan memberikan dampak yang moderat untuk Jasindo Syariah, terlihat dari dukungan yang sangat kuat dari induk dan likuiditas yang cukup untuk mendukung potensi pembayaran klaim,” pungkas mereka.

foto: istimewa

Previous Post

Sidang Karyawan Bank Permata Dinilai Tak Sesuai Prinsip Due Process of Law

Next Post

Medco E&P Lakukan Pengeboran Sumur Kaci-2

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR