TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inilah Insentif untuk Pulihkan Pariwisata RI

Nurdian Akhmad
14 August 2020 | 09:25
rubrik: Ekonomi
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Loksado Lewat Pariwisata

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Loksado Lewat Pariwisata

Jakarta, TopBusiness – Untuk memulihkan sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19, pemerintah memberikan sejumlah insentif, antara lain alokasi anggaran sebesar Rp 3,8 triliun. Adapun stimulus yang ditetapkan pemerintah adalah berbagai insentif subsidi atau pengurangan pajak penghasilan (PPh).

“Insentif tersebut dapat dimanfaatkan oleh industri pariwisata yang mencakup perhotelan, restoran, biro perjalanan wisata serta bidang usaha ekonomi kreatif seperti periklanan, perfilman dan lainnya,” kata Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Febry Calvin Tetelepta dalam webinar tentang Pariwisata dalam Pandemi Covid-19 di Jakarta, seperti dikutip Jumat (14/8/2020).

World Tourism Organization menyatakan, pariwisata adalah sektor yang paling parah terdampak pandemi. Menurut data dari Kemenparekraf, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia diprediksi menurun menjadi 5 juta orang dari sebelumnya 16 juta orang pada 2019.

Sedangkan, jumlah wisatawan nusantara diprediksi turun menjadi 120 juta orang dari 303 juta tahun lalu. Dampaknya, terjadi pendapatan devisa akan turun dari target sejumlah US$ 21 miliar menjadi US$ 15 miliar.

Febry menegaskan KSP berperan mensinergikan sejumlah pihak agar sektor pariwisata kembali pulih.

Keseriusan pemerintah dalam menangani pandemi menjadi sinyal positif dan membangun kepercayaan calon wisatawan. Langkah lainnya adalah membuka kembali sektor pariwisata di Bali secara bertahap mulai Juli lalu.

Direncanakan juga pembukaan destinasi wisata lainnya seperti Pulau Bintan, Bangka Belitung serta Banyuwangi di Jawa Timur. Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan beberapa skema untuk mendukung upaya pemulihan akibat dampak pandemi Covid-19. Selain dukungan untuk sektor pariwisata sebesar Rp3,8 triliun, Kemenkeu juga memberikan insentif tiket untuk 10 destinasi pariwisata sebesar Rp0,4 triliun.

Kemudian hibah pariwisata senilai Rp0,1 triliun. Sedangkan kompensasi atau dukungan kepada pemda melalui dana cadangan dalam rangka pemulihan ini sebesar Rp8,7 triliun.

BACA JUGA:   Pencabutan PPKM Sinyal Positif bagi Kebangkitan Ekonomi Nasional

Tags: Pariwisatapemulihan ekonomi
Previous Post

IHSG Terkoreksi Tipis

Next Post

OJK Tutup BPR di Bekasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR