Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga akhir perdagangan Jumat (14/08/2020) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan kembali menguat.
Dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia dalam laman samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkann bahwa rilis data jobless claims mingguan Amerika turun hingga dibawah satu juta untuk yang pertama kalinya sejak pandemi memukul ekonomi di bulan Maret. Jobless claims turun ke level 963 ribu (prev: 1.191 ribu; cons: 1.120 ribu) lebih baik dari konsensus pasar. Meski begitu, penurunan angka jobless claims ini, dibarengi dengan pemotongan unemployment benefit dari USD 600 per minggu yang berakhir di akhir Juli menjadi USD 400 per minggu.
Pasar saham Amerika ditutup bervariasi dengan S&P melemah 0,20%, Dow 0,29% dan Nasdaq menguat 0,27% yang didorong sektor teknologi. Sementara 10Y US Treasury masih dalam tren kenaikan ke level 0,719% sejak awal minggu ini, seiring dengan data inflasi AS yang mulai menunjukan peningkatan.
Perdagangan IHSG kemarin ditutup menguat 0,11% ke level 5.239,3 dengan investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 281.7 miliar. Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan, pembahasan RUU Cipta Kerja sudah mencapai 75%, sementara itu Gubernus BI Perry Warjiyo memperkirakan current account deficit (CAD) 2Q20 akan dibawah 1,5% dari PDB.
“Pagi ini Nikkei bergerak menguat 0,10%, sementara Kospi melemah 0,70%. Kami melihat IHSG masih dapat mempertahankan tren kenaikan minggu ini,” demikian tersebut dalam riset tersebut.
foto: Rendy MR
