TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pefindo Nilai Kemampuan JSMR Lunasi Utang Sangat Kuat

Busthomi
14 August 2020 | 10:16
rubrik: Capital Market
Jasa Marga Catat Laba Bersih Rp 2,2 Triliun

Jakarta, TopBusiness – Analis PT Pemerinkat Efek Indonesia (Pefindo), Niken Indriarsih menyebut, Pefindo telah menetapkan peringkat “idAA-” untuk Obligasi XIV Seri JM-10 Tahun 2010 milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) senilai Rp1 triliun. Surat utang tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 12 Oktober 2020 nanti.

“Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan kemampuan Obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan Obligor lainnya di Indonesia, adalah sangat kuat,” demikian seperti keterangan resmi Pefindo yang diterima TopBusines, Kamis (13/8/2020).

Namun begitu, kata dia, adanya tanda kurang (-) dalam peringkat tersebut menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan itu masih relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

Pefindo sendiri menyebut, berdasar data yang dikantonginya, JSMR telah berencana untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo menggunakan kombinasi dana internal dan eksternal dari fasilitas utang bank yang belum digunakan.

Dan per tanggal 30 Juni 2020 lalu, perusahaan tersebut memiliki saldo kas dan setara kas sebesar Rp3,9 triliun termasuk Rp1,8 triliun di level perusahaan induk dan fasilitas pinjaman bank yang belum terpakai sebesar Rp4,4 triliun.

JSMR merupakan operator jalan tol terbesar di Indonesia. Portofolio tol perusahaan termasuk 13 konsesi jalan tol lama (Jagorawi, JakartaTangerang, Ulujami-Pondok Aren, Jakarta Inner Ring Road (Cawang-Tomang-Pluit), Prof. Dr. Sedyatmo, Jakarta-Cikampek, Jakarta Outer Ring Road/JORR, Cikampek-Padalarang, Padaleunyi, Palikanci, Semarang, Surabaya-Gempol, dan Belmera.

Selanjutnya ada 12 ruas tol beroperasi penuh di entitas anak (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, JORR W2N, Surabaya-Mojokerto, Solo-Ngawi, Semarang-Solo, Gempol-Pasuruan, Batang-Semarang, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Gempol-Pandaan, Kunciran-Serpong, Jakarta-Cikampek II Elevated, dan PandaanMalang), dan 3 ruas tol beroperasi sebagian (Bogor Ring Road, Ngawi-Kertosono-Kediri, dan Balikpapan-Samarinda).

BACA JUGA:   Pemerintah Nilai Restrukturisasi Garuda Sesuai Harapan

JSMR juga sedang dalam proses akuisisi lahan dan konstruksi atas 5 ruas jalan tol di entitas anak (Cengkareng-Kunciran, Serpong-Cinere, Jakarta-Cikampek II South, Manado-Bitung, dan Probolinggo-Banyuwangi). Serta pada tanggal 30 Juni 2020 lalu, komposisi pemegang saham perusahaan terdiri dari Pemerintah Indonesia (70,0%), BPJS Ketenagakerjaan (3,4%), PT Taspen (2,2%), serta masyarakat (24,4%).

Foto: Istimewa

Tags: jasa margaJSMRobligasipefindoperingkatsurat utang
Previous Post

PPI Jaga Stabilitas Harga Pangan di Tengah Pandemi

Next Post

Kementerian BUMN Fasilitasi UMK Sertifikat Halal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR