Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Rabu (19/08/2020) di Bursa Efek Indonesia terkontraksi. Aksi ambil untung jelang cuti bersama peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah terjadi.
Pelaku pasar modal memanfaatkan waktu yang lumayan panjang ini untuk merealisasikan keuntungan, sekaligus memegang uang tunai. Akibatnya, indeks komposit Jakarta tersebut negatif hingga 22,36 poin, atau setara dengan 0,42 persen ke posisi 5.272,81. Sentimen penahanan suku bunga acuan BI sudah diantipasi pelaku pasar dengan konsensus 4 persen. Sehingga, tak ada hal yang baru.
Sektor pembentuk IHSG yang paling tertekan adalah aneka industri yakni minus 1,19, diikuti industri dasar (1 persen) dan manufaktur (0,75 persen).
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal dengan volume mencapai 12.700.809.125 unit saham dan frekuensi 669.212 kali transaksi senilai Rp 8,013 triliun. Sejumlah saham mengalami tekanan aksi jual, seperti, PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) Rp 22 per unit ke posisi 296, diikuti PT Tunas Ridean Tbk (TURI) Rp 20 ke posisi Rp 1.350, dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) Rp 24 ke posisi Rp 384.
Fotographer: Rendy MR
