TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PNGO Akan Gunakan Dana IPO Untuk Perkuat Modal

Busthomi
31 August 2020 | 12:32
rubrik: Capital Market
PNGO Akan Gunakan Dana IPO Untuk Perkuat Modal

Jakarta, TopBusiness – PT. Pinago Utama Tbk (PNGO), perusahaan yang bergerak di bidang industri perkebunan kelapa sawit dan karet beserta industri penunjang lainnya yang berlokasi di Sumatera Selatan, telah sukses melaksanakan penawaran umum perdana saham atau  Initial Public Offering (IPO). Saham dengan kode “PNGO” itu resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia, Senin (31/8/2020).

Masa penawaran umum sendiri dilaksanakan tanggal 18, 19 dan 24 Agustus 2020 lalu, perseroan menawarkan sebanyak 156.250.000 lembar saham baru atau setara 20% dari modal disetor perseroan setelah penawaran umum. Dengan harga penawaran di angka Rp250 per saham, sehingga total dana yang diperoleh PNGO sebesar Rp39,06 miliar. 

“Saat penawaran umum, pemesanan saham PNGO mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) mencapai 2x dari total saham yang ditawarkan dimana masa penjatahan telah dilakukan pada tanggal 26 Agustus 2020,” kata Bambang Palgoenadi, Direktur Utama PNGO. Dia mengimbuhkan, dalam IPO ini perseroan menunjuk PT. Panin Sekuritas Tbk selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Bersamaan dengan pencatatan saham baru, peseroan atas nama pemegang saham pendiri juga mencatatkan 625.000.000 saham pendiri, sehingga jumlah saham yang dicatatkan di BEI sebanyak 781.250.000 saham atau 100,00% dari modal disetor Perseroan setelah IPO.

Bambang Palgoenadi kembali menegaskan, tujuan IPO ini sebagai bentuk komunikasi positif kepada publik sebagai komitmen perseroan untuk pembangunan Indonesia melalui industri perkebunan kelapa sawit dan karet yang berkelanjutan (sustainable development), khususnya di provinsi Sumatera Selatan.

“Dengan adanya dana hasil IPO ini juga akan memperkuat struktur permodalan perseroan untuk merealisasikan rencana strategis ke depannya guna meningkatkan kinerja perseroan,” lanjut dia.

Adapun dana hasil IPO nantinya akan dipergunakan Perseroan untuk modal kerja Perseroan, seperti pembelian pupuk, pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Sawit dan pembelian Bahan Olahan Karet (Bokar) yang berasal dari masyarakat serta pembayaran kontraktor untuk biaya sewa alat berat dan kontruksi.

BACA JUGA:   Kantongi Dana Rp264 Miliar, Saham DAAZ Melejit 25% di Perdagangan Perdana

Lebih lanjut ditegaskannya, meskipun perseroan berskala kecil dari sisi luasan lahan dibandingkan dengan perusahaan sejenis yang sudah go-public, namun mereka optimis untuk tetap bersaing dengan keunggulan kompetitif yang dimiliki. Antara tekait manajemen yang berpengalaman dalam pengelolaan kebun, penggunaan bibit unggulan, bisnis perseroan yang terintegrasi dan ramah lingkungan, lokasi kebun dan pabrik pengolahan yang berdekatan, penerapan tekhnologi mekanisasi untuk efisiensi dan peningkatan produktivitas kerja serta hubungan yang baik dengan stakeholders.

Foto: Istimewa

Tags: beiipolistingPNGOPT Pinago Utama Tbk
Previous Post

Pegadaian Bebaskan Bunga 1,9 Juta Nasabah

Next Post

BNI Syariah Salurkan Bantuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR