Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo, menegaskan peringkat idAA untuk Obligasi I Tahun 2017 Seri B sebesar Rp350 miliar dan Obligasi III Tahun 2019 Seri A sebesar Rp300 miliar milik PT Bussan Auto Finance (BAF) yang akan jatuh tempo pada 3 November 2020 dan 18 November 2020.
Analis, Kreshna Armand dan Hanif Pradipta, menyebutkan bahwa kesiapan perusahaan untuk melunasi obligasi tersebut didukung dana kas dan setara kas sebesar Rp425,8 miliar pada akhir Juni 2020 dan proyeksi penerimaan angsuran atas piutang pembiayaan sekitar Rp700 miliar per bulan.
Dalam website pefindo.com, di Jakarta, hari ini, keduanya menyatakan dalam keterangan efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan obligor lainnya di Indonesia, adalah sangat kuat.
BAF didirikan pada tahun 1995 sebagai PT Pembiayaan Getraco Indonesia. Perusahaan kemudian berganti nama menjadi PT DanamonMits Otomotif Finance pada tahun 1997, dan menjadi PT Bussan Auto Finance pada tahun 1998.
Sumber Foto: Istimewa
