Jakarta, TopBusiness—Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni PT Sri Rejeki Isman, Tbk., pada hari ini menyampaikan jawaban tertulis kepada otoritas bursa saham tersebut. Itu menjawab pertanyaan sehubungan dengan dampak Covid-19 kepada kinerja perusahaan tekstil dan garmen itu.
Corporate Secretary Sri Rejeki Isman, Welly Salam, mengatakan bahwa kondisi kelangsungan bisnis pihaknya, tidak terganggu. “[Bisnis] kami masih terkendali,” kata Welly.
Sementara itu, berdasarkan data dari RTI Infokom, saham perusahaan tersebut pada penutupan perdagangan saham hari ini, ada di harga Rp 220 per lembar. Atau, naik 1,85%.
Sepanjang perdagangan sesi pertama hari ini, volume perdagangan saham SRIL sebanyak 190.000-an unit.
Ilustrasi: Istimewa
