Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan akhirnya terkoreksi. Pelaku pasar modal merealisasikan keuntungan.
Indeks komposit Jakarta tersebut negatif 30,04 poin, atau setara dengan 0,57 persen menjadi 5.214,03, seiring pelemahan bursa saham global. Tercatat, di Bursa Saham Wall Street, New York melalui indeks dow jones industrial average berkurang 632,42 poin (2,25 persen) ke level 27.500,89, dan Nasdaq 465,44 poin (4,11 persen) menjadi 10.847,69.
Sementara itu, pelaku pasar juga tengah mencerna soal BI memperkirakan penjualan ritel akan terkontraksi 12,3 persen (yoy). Penjualan ritel dapat menjadi indikator terhadap konsumsi Indonesia yang merupakan kontributor terbesar bagi PDB Indonesia.
Di bursa saham Asia, terkhusus, Nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) juga anjlok 318,13 poin (1,37 persen) menjadi diperdagangkan di 22.956,00.
Fotographer: Rendy MR
