Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Sahan Gabungan (IHSG) pada perdaganagn hari ini diprediksi masih akan melanjutkan penguataannya. Hal ini dimungkinkan terjadi karena masih ada sentiment positif yang bisa menopang penguatan lanjutan IHSG.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil ditutup menguat 0.27% di level 5244.07. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif.
“Sementara itu, untuk stochastic dan RSI masih berada di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” katanya di Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Dengan kondisi tersebut, kata dia, maka berdasarkan rasio fibonacci, untuk support dan resistance IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di rentang 5172.37 hingga 5293.93.
Untuk itu, berikut saham-saham yang masuk rekomendasi layak koleksi pada perdagangan hari ini
– BBNI, dengan daily (5250). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 5175 – 5275, dengan target harga di level 5350, 5725, 6025 dan 6675. Support: 5175 & 4975.
– BBRI, dengan daily (3520). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3500 – 3520, dengan target harga secara bertahap di level 3650, 3780 dan 4320. Support: 3500 & 3240.
– ELSA, dengan daily (234). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 230 – 234, dengan target harga secara bertahap di level 244, 254, 260 dan 290. Support: 230 & 218.
– GGRM, dengan daily (46550). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 46250 – 46550, dengan target harga secara bertahap di level 48825, 50725, 53025, 58500, 64000 dan 66125. Support: 46250, 44650 & 42050.
– JSMR, dengan daily (3660). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3630 – 3660, dengan target harga secara bertahap di level 3780, 3850, 4150, 4450 dan 4750. Support: 3550.
– RALS, dengan daily (645). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 605 – 645, dengan target harga secara bertahap di 685, 765 dan 845. Support: 605 & 585.
– WSKT, dengan daily (630). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 620 – 630, dengan target harga secara bertahap di level 655, 685, 725, 820 dan 910. Support: 610 & 585.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
