Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG terkunci hingga akhir perdagangan Kamis ini di Bursa Efek Indonesia pada level 4.891,461 atau terjun bebas 257,92 poin, setara dengan 5,01 persen.
Indeks komposit Jakarta ini di bawah level psikologis 5.000 poin. Pelaku pasar khawatir sebab pemberlakuan PSBB di Jakarta per Senin (14/09/2020) depan, yang menandakan perkembangan pandemi Covid-19.
IHSG sempat dibekukan transaksi perdagangannya. “Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Kamis, 10 September 2020 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 10:36:18 waktu JATS yang dipicu penurunan IHSG mencapai 5 persen,” demikian pernyataan resmi.
Sektor pembentuk indeks yakni financing paling dalam tekanannya hingga mencapai 5,94 persen, diikuti aneka industri dan industri dasar masing-masing 5,9 persen dan 5,62. Meski begitu, perdagangan berlangsung marak hingga mencapai volume 9.943.189.472 unit saham dan frekuensi 723.174 unit saham senilai Rp 10,296 triliun.
Fotographer: Rendy MR
