TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Bisa di Zona Merah?

Agus Haryanto
11 September 2020 | 09:55
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Jumat (11/09/2020) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan masih dalam zona merah. Sebab, isu domestik masih mendominasi pemikiran pelaku pasar modal.

Dalam samuel.co.id, riset harian samuel sekuritas Indonesia, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa perdagangan pasar saham Amerika kembali ditutup melemah dengan S&P 500 turun 1,76%, Dow Jones 1,45% dan Nasdaq 1,99%. Di sisi lain, yield 10Y Treasury AS masih bergerak sideways di level 0,682%. Akhir pekan ini terdapat data penting yaitu Inflation Rate periode Agustus (prev: 1%, cons: 1,2%).

Tergambar juga, IHSG mengalami koreksi tajam pada perdagangan kemarin, turun 5,01% ke level 4.891,5 menyusul pengumuman pemberlakuan kembali PSBB seperti awal pandemi lalu oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang akan dimulai pekan depan. Investor asing turut melakukan net sell sebanyak Rp 668,8 miliar koreksi. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pihaknya telah meminta Anies untuk menerapkan jam kerja lebih fleksibel yaitu 50% di rumah 50% di kantor. Selain itu, ia juga meminta untuk evaluasi kembali kebijakan ganjil genap di sektor transportasi yang kembali diterapkan sebelum memberlakukan PSBB seperti awal pandemi kembali.

Pagi ini bursa regional Nikkei dan Kospi melemah tipis (0,14% dan 0,18%). “Sementara kami melihat isu domestik masih mendominasi pergerakan pasar di akhir pekan ini dan menekan pergerakan IHSG,” demikian tersebut.

Fotographer: Rendy MR

BACA JUGA:   Di Tengah Tantangan Global, KISI AM ‘Pede’ AUM Reksadana Meningkat Jadi Rp4,5 Triliun
Previous Post

Kebijakan PSBB Sangat Memukul Sektor Properti

Next Post

IHSG Tersungkur 1,99 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR