IHSG Dibayangi Aksi Ambil Untung

Penulis Agus

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia dibayangi aksi ambil untung. Pasalnya, indeks komposit Jakarta ini sudah menguat beberapa hari.

“Kami proyeksi IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan penguatan namun investor agar berhati-hati atas rawannya aksi profit taking setelah IHSG ditutup menguat 2 hari berturut-turut,” demikian tertulis dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia dalam laman samuel.co.id, di Jakarta, Selasa.

Semalam bursa Amerika ditutup menguat. Dow jones plus 1,18%, S&P 500 1,27% dan Nasdaq 1,87%. Kenaikan didukung penguatan beberapa saham teknologi seperti Tesla 12,58% dan Apple 3%. Sentimen positif datang dari perkembangan uji coba vaksin AstraZeneca, dimana otoritas kesehatan Inggris kembali mengijinkan kelanjutan uji klinis.

Dari Asia, perdagangan kemarin beberapa bursa utama Asia kompak ditutup menguat. Seperti, Nikkei 0,7%, Hang Seng 0,6%, Kospi 1,3% dan Shanghai 0,6%. Sementara IHSG ditutup naik 2,89% ke level 5.161,8 di tengah net sell asing sebesar Rp 324,8 miliar di pasar reguler. Pemberlakuan PSBB Jakarta hari pertama disambut positif oleh pasar. EIDO ditutup naik 3,.93%.

“Perdagangan hari ini, pelaku pasar akan menunggu rilis data ekspor impor, serta neraca perdagangan Indonesia bulan Agustus 2020. Konsensus trading economic memproyeksi impor masih tertekan 20,6% yoy (prev minus 32,55% yoy) dan ekspor masih turun 5,8% yoy (prev: 9,9% yoy). Sehingga neraca perdagangan kembali diproyeksi surplus USD 2,16 miliar (prev: USD 3,26 miliar),” demikian terlihat.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA

Tinggalkan komentar