Jakarta, TopBusiness—Sebanyak 21 UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Indramayu, Jawa Barat, mendapatkan pinjaman modal usaha Rp1,2 miliar. Mereka berasal dari sektor pengrajin batik dan makanan ringan, peternak udang, dan toko material. Adapun asal pinjaman tersebut, dari program kemitraan Pertamina.
Unit Manager Communication, Relation, and CSR, RU VI Balongan Pertamina, Cecep Supriyatna, mengatakan di Jakarta melalui keterangan tertulis pada kemarin malam, bahwa program kemitraan ini dilaksanakan dengan harapan tertentu. Yakni, bisa membantu para pelaku UMKM agar lebih berkembang, bahkan menjadi lebih kuat dan mandiri sehingga bisa eksis di tengah pandemi.
“Kami sangat berharap semua bidang usaha bisa masuk dalam program ini,” ujarnya.
“Alhamdulillah, program kemitraan ini mendapat antusias cukup besar dari masyarakat Indramayu yang menjadi pelaku UMKM, semoga saja bisa menjadi pemacu semangat para pengusaha kecil lainnya untuk berkembang,” ujar Cecep.
Cecep menambahkan, selain mendapat pinjaman modal usaha, pelaku UMKM ini juga akan mendapat pembinaan dan bimbingan. Hal itu agar usaha yang mereka jalankan bisa lebih produktif dan memberikan keuntungan.
“Dengan jasa administrasi hanya 3% per tahun, Pertamina sangat berharap seluruh UMKM yang mendapat kredit pinjaman modal kelak bisa tumbuh menjadi pengusaha besar, bisa memberikan lapangan kerja bagi orang lain dan tentunya bisa membangkitkan perekonomian nasional,” imbuh Cecep.
Keterangan Foto: UMKM di Satu Pusat Perdagangan
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusines
