Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Selasa (22/09/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih di teritori negatif. Indeks komposit Jakarta ini terkoreksi dalam 51,63 poin, atau setara dengan 1,03 persen ke posisi 4.947,73.
Dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa beberapa sentimen yang dapat mempengaruhi perdagangan. yakni Indonesia kembali mencatatkan new high kasus baru Covid-19 sebesar 4.176 kasus dan mendekati total kasus 250 ribu.
Pagi ini Indeks Kospi di Bursa Saham Seoul dibuka dan diperdagangankan di zona negatif 0,82% dan Indeks Nikkei di Bursa Efek Tokyo tak bertransaksi alias tutup.
Dari Wall Street jatuh untuk sesi ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Senin waktu setempat, karena lonjakan kasus infeksi di Eropa dan meningkatnya ketidakpastian tentang negosiasi putaran stimulus fiskal di Amerika. Akibatnya, indeks dow jones industrial average anjlok 509,72 poin (1,84 persen) ke level 27.147,70, dan Nasdaq merosot 14,48 poin (0,13 persen) ke level 10.778,80.
Foto: Rendy MR
