TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Kebut Penyelesaian Konstruksi Bangunan Rumah Sakit Mata Manado

Albarsyah
30 September 2020 | 13:34
rubrik: BUMN
Hutama Karya Kebut Penyelesaian Konstruksi Bangunan Rumah Sakit Mata Manado

Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memastikan terus kebut penyelesaian  pembangunan Rumah Sakit Mata Manado, proyek milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang  bertujuan untuk memperluas salah satu fasilitas kesehatan utama di provinsi tersebut.

Executive Vice President Divisi Gedung Hutama Karya, Purnomo, mengatakan bahwa Hutama Karya selaku  kontraktor dalam proyek ini berkomitmen untuk memberikan deliverable yang maksimal agar  proyek dapat selesai tepat waktu. “Hingga saat ini tahap pengerjaan Rumah Sakit Mata Manado per September 2020 sudah mencapai 57,63%, diperkirakan akan selesai pada 27 Desember 2020.  Beberapa fasilitas atau layanan yang akan pasien dapatkan setelah adanya pembangunan proyek meliputi ruang inap, poliklinik, mushola, ruang bermain anak dan taman yang terdapat di lantai 2.  Fasilitas pendukung lainnya seperti, IGD, laboratorium, farmasi, apotek, laundry dan pemulasaran  jenazah,” tutur Purnomo dalam keterangan resmi media yang kami terima.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa meski dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan proyek masih  terus berjalan tentunya dengan menerapkan protokol Covid-19 dengan ketat guna menciptakan lingkungan kerja yang sehat, diantaranya, mewajibkan seluruh pekerja untuk mencuci tangan dan mengenakan masker serta menjaga jarak, melakukan pengecekan suhu tubuh, dan pemberian vitamin secara rutin.

 Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan berkala di seluruh area proyek, barak maupun mess pekerja setiap Senin dan Kamis. “Seperti yang kita ketahui saat ini, Covid-19 sangat cepat penulurannya, tidak mengenal siapa pun, maka kami juga aktif melakukan monitoring penerapan protokol Covid-19 di seluruh proyek gedung yang sedang kami garap. Tak hanya itu, kami juga mengoptimalkan pengunaan teknologi digital dalam pemantauan progress proyek dari jauh yang dapat dimonitoring dan diketahui secara real time oleh manajemen.  Sehingga tak ada alasan proyek tak dapat berjalan atau dilanjutkan,” pungkas Purnomo. 

BACA JUGA:   Apresiasi Pelanggan, Hutama Karya Gelar Sejumlah Aktivitas di Tol

Rumah Sakit yang berdiri di atas tanah seluas 1.200 m persegi ini, merupakan jasa kesehatan yang  dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Rumah Sakit yang berada tengah kota  bagian timur Indonesia tersebut akan menjadi Rumah Sakit Mata Pusat di kota Manado. Pasalnya, kota Manado memiliki jarak yang strategis antar kota-kota lainnya di wilayah Sulawesi  Utara.

Rumah Sakit Mata Manado dibangun dalam rangka memenuhi mandat pemerintah untuk  memperluas Rumah Sakit Mata sebelumnya.  Dalam hal ini, keberadaan Rumah Sakit ini dapat membantu masyarakat yang berada di daerah  timur Indonesia. Terlebih adanya peningkatan terhadap masyarakat yang mengidap penyakit mata  khususnya di wilayah tersebut.

Lokasi Rumah Sakit yang berada tepat di tengah kota juga menjadi  faktor utama RS Mata Manado berdiri. 

Dalam pembangunan Rumah Sakit ini, Hutama Karya terlibat sebagai kontraktor dimana Hutama  Karya bertindak penuh dalam penyelesaian pembangunan proyek gedung yang terdiri dari tujuh  lapis. Gedung ini terbagi atas basement pada lapis 1 & 2, lantai 1 hingg 4 pada lapis 3 s/d 6, dan roof pada lapis ketujuh.

Project Manager Pembangunan Rumah Sakit Mata Manado, Puji Nur Utomo, mengatakan proyek tersebut menggunakan teknologi Building Information Modeling (BIM) sebagai salah satu standar implementasinya. Diharapkan dengan penerapan teknologi ini, bangunan dapat beroperasi sesuai rencana awal dan dapat memberikan keamanan serta  kenyamanan saat digunakan.

“Penggunaan metode BIM dalam proyek ini dapat mensimulasikan semua pekerjaan dan membantu memberikan informasi tentang ketidaksesuaian antara struktur, arsitektur, lanskap, dan MEEP sehingga meminimalkan kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan  dalam kegiatan pembangunan. Dengan cara ini, hasil akhir konstruksi dapat berjalan sesuai  rencana,” ujar Puji menjelaskan.

Tak hanya itu, Puji juga menyampaikan bahwa ditengah pandemi Covid-19 ini, proyek Rumah Sakit Mata Manado bertindak aktif dalam memberikan beberapa bantuan kepada warga sekitar proyek, serta kantor kelurahan proyek yang terkena dampak Pandemi Covid-19, diantaranya, dengan membangun tempat cuci tangan dan menyediakan stok sabun cuci tangan di kantor kelurahan, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga sekitar area proyek, memberikan  sumbangan berupa sembako kepada anak yatim di panti asuhan As-Shabirin serta warga sekitar  yang terampak Covid-19. “Tentu, pembangunan RS Mata Manado ini dapat berjalan lancar berkat dukungan stakeholder seperti masyarakat sekitar area proyek, sehingga ditengah pandemi Covid 19 ini kami juga perlu hadir bagi mereka” ujarnya.

BACA JUGA:   HKI Raih Penghargaan

Kehadiran Rumah Sakit Mata Manado cukup disambut antusias, karena Rumah Sakit ini nantinya  digadang-gadang akan menjadi rumah sakit pusat yang ada di Kota Manado. Selama proses pembangunan proyek, Hutama Karya turut memperhatikan kenyamanan masyarakat setempat  salah satunya dengan mengerjakan proyek hingga pukul 20.00 WITA saja.

Previous Post

Chandra Asri Operasikan Fasilitas Pabrik Ramah Lingkungan

Next Post

Presiden Jokowi Resmikan Tol Pertama di Sulawesi Utara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR