Jakarta, TopBusiness – Gonjang-ganjingnya situasi perekonomian global yang diakibatkan wabah pandemi covid-19 telah membuat perekonomian dunia rontok hingga ke level paling bawah.
Tidak ada satu negara pun yang bisa terbebas dari situasi tersebut, negara Indonesia pun turut mendapatkan imbas yang sangat besar pula. Akan tetapi, kinerja PT Surveyor Indonesia (Persero) justru masih tetap memberikan performa yang sangat positif.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar dengan Komisi VI DPR RI, hadir secara fisik Direktur Utama Surveyor Indonesia, Dian M. Noer, dan Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Surveyor Indonesia, Rosmanidar Zulkifli. Adapun agenda rapat yang dibahas keduanya, kali ini, adalah mengenai kondisi kinerja perusahaan di tahun 2020, serta penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19.
Dalam kesempatan tersebut, Dian M. Noer menyampaikan kondisi kinerja perusahaan sampai dengan bulan Agustus 2020. Walaupun saat ini Indonesia dan dunia sedang dihantam kondisi wabah pandemi Covid-19, Surveyor Indonesia masih menunjukan performa kinerja positif yang di buktikan melalui pendapatan yang dicatatkan sebesar Rp 866 miliar atau tercapai sekitar 66% dari target pendapatan tahun 2020. Dengan laba bersih sampai dengan bulan Agustus tercatatkan sebesar Rp 58 miliar atau tercapai sekitar 43% dari target laba bersih yang di tetapkan untuk tahun 2020.
Selain soal kinerja, Dian juga menyampaikan peran perusahaan di masa pandemi, dimana Surveyor Indonesia secara aktif turut berperan dalam penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan alat kesehatan, air mineral, vitamin dan buah-buahan untuk penanggulangan penyebaran Covid-19 kepada para tenaga medis di RS dan Puskesmas di Jabodetabek, serta beberapa wilayah kerja Kantor Cabang dengan total sejumlah Rp 802.023.500 yang masih terus dilakukan secara bertahap hingga saat ini.
Surveyor Indonesia juga melakukan pemberian pinjaman modal kerja dan investasi terhadap UMK di 7 provinsi semenjak bulan Maret-Agustus, khususnya, UMK yang terdampak pandemi Covid-19 dengan total sejumlah Rp 1.421.000.000. kepada mitra binaan.
Surveyor Indonesia melakukan penjadwalan ulang pembayaran angsuran pinjaman khususnya bagi mitra binaan yang terdampak Covid-19, sekaligus turut bersinergi dengan mitra binaan dalam penyediaan alat kesehatan dan masker kain untuk pemberian bantuan kepada tenaga medis di RS dan Puskesmas di area Jabodetabek.
Terkait dengan penanganan Covid-19 nasional, Surveyor Indonesia turut serta meluncurkan layanan jasanya yakni sertifikasi Safe Guard bagi Instansi maupun Korporasi yang hendak memulai Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid-19.
“Dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Surveyor Indonesia bekerjasama dengan Bureau Veritas Indonesia meluncurkan Safe Guard SIBV untuk mendukung entitas pemerintah maupun usaha memulai aktifitasnya kembali, agar dapat beraktifitas di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), dengan menerapkan praktek kesehatan dan kebersihan yang baik dan memastikan bahwa langkah-langkah perlindungan ditetapkan dan diterapkan dengan benar dan transparan.” Ujar Dian dalam keterangan resminya yang diterima redaksi TopBusiness.
Saat ini telah di lakukan atestasi di beberapa entitas untuk mendapatkan label Safe Guard SIBV seperti pada entitas Pemerintahan (Kejaksaan Agung) dan BUMN (Pegadaian & PT KAI), dalam waktu dekat akan di lakukan atestasi pada Kementerian BUMN untuk pemberian label Safe Guard SIBV terkait penerapan protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 di lingkungan Kementerian BUMN.

Tentang PT Surveyor Indonesia
PT Surveyor Indonesia (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang didirikan pada tanggal 1 Agustus 1991. Pada awalnya misi perseroan adalah untuk membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam memperlancar aliran barang modal dan peralatan ke Indonesia dari seluruh dunia melalui jasa pemeriksaan pra-pengapalan yang bertaraf internasional.
Kini Surveyor Indonesia kian mantap mencapai visi sebagai perusahaan pemberi jaminan kepastian yang tidak memihak dalam setiap transaksi (independent assurance). Pengalaman perseroan untuk melayani pasar jasa tersebut selama ini menjadi kekuatan utama yang didukung oleh sumber daya manusia yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan.
Layanan independent assurance kami fokuskan pada empat sektor yaitu: Penguatan Institusi Kelembagaan, Infrastruktur, Mineral dan Batubara, Migas dan Sistem Pembangkit. Untuk melaksanakan kegiatan Independent Assurance, perseroan diakreditasi ISO 17020 dan ISO 17025 untuk kegiatan Inspeksi dan pengujian laboratorium.
Sistem manajemen sudah memenuhi persyaratan ISO 9001 dan OHSAS 18001 serta SMK3 yang didukung tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu serta dukungan kerjasama dari berbagai Lembaga Nasional dan Internasional.
Melalui pengalaman di berbagai bidang, perseroan telah membangun pengetahuan luas dalam proses bisnis yang membuat kami mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan khusus dari pengguna jasa. Kami terus melakukan inovasi jasa-jasa baru dengan dukungan teknologi sehingga memberi nilai tambah kepada pelanggan. Jasa-jasa inovatif ini mempunyai manfaat yang sesuai dan memberi kontribusi yang strategis bagi kepentingan nasional dalam jangka panjang.
Surveyor Indonesia berkantor pusat di Jakarta dan memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia yang menyediakan layanan baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Untuk memastikan penyajian jasa yang optimal, jaringan internasional kami didukung oleh sejumlah mitra kerja dari seluruh dunia yang memiliki reputasi internasional di bidangnya masing-masing. Surveyor Indonesia menjadi mitra strategis bagi pemerintah, swasta dan patner kerja perusahaan lainnya untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya dan produk dalam negeri pada bidang infrastruktur, kemaritiman, energi dan ketahanan pangan. Mitra tidak hanya sebatas pelanggan ketika bekerja sama, tetapi sebagai rekan bisnis berkelanjutan dalam hubungan jangka panjang.
