Jakarta-Thebusinessnews. PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (PT JIEP) sedang mengadakan kajian bersama PT Kereta Api Indonesia dan Pengelola Pelabuhan Teluk Lamong dalam membangun bisnis solusi logistik . Dari kajian itu diharapkan akan mempersingkat waktu tunggu barang penumpang (Dwelling time) menjadi 2 hari.
Direktur Utama PT JIEP, Rahmadi Nugroho menyatakan pihaknya telah melakukan penandatangan nota kesepemahaman dengan pengelola Pelabuhan Teluk Lamong, Jawa Timur dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). “ Kerjasama ini terkait pengembangan logistik nasional, “ungkap dia di Jakarta, Jumat 26 Juni 2015. Di sela sela perayaan HUT PT JIEP ke 42.
Dia menambahkan, lokasi Kawasan industr Pulo Gadung (KIP ) dilalui oleh jalur Kereta Api. Hal itu akan dimamfaatkan dengan membangun Stasiun kereta api barang dan penumpang atau memamfaatkan stasiun terdekat. “ Bayangkan kami punya stasiun logistik di sini dan barang barang bisa di bawa ke Pelabuha Teluk Lamong, “ terang dia.
Dengan jalur itu, akan mempersingkat waktu tunggu menjadi 2 hari. Dengan rincian KIP menuju teluk Lamong memakan waktu 12 jam perjalanan kereta api dan 1 hari waktu tunggu. “ Bandingkan jika menggunakan pelabuhan Tanjung priuk yang memakan waktu paling cepat 14 hari, “ papar dia.
Untuk mempersiapkan rencana itu, PT JIEP telah menyiapkan lahan di KIP sektor selatan sekitar 4 hektar sebagai sarana pergudangan. Luasan lahan itu masih bisa di kembangkan menjadi 2 kali lipat, “ Kita bisa bangun stasiun logistik, “ terang dia. Namum, jika diperlukan memungkinkan untuk menggunakan stasiun terdekat seperti stasiun Bekasi. (AZ)
