Jakarta-Thebusinessnews. Sejak di tinggal 95 persen karyawannya tahun 2013 produktivitas PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI ) belum pulih. Akibatnya persero merugi 2 tahun belakangan yakni tahun 2013 sebesar 1,4 Juta Dollar AS dan 2014 sebesar 2,9 Juta dollar AS. Pada kuartal I 2015 masih merugi 0,51 Juta Dollar AS.
Direktur PT Ever Shine Tex Tbk, Erlien Lindawati Surianto menyatan meruginya perusahan penghasil benang dan kain sintetik ini disebabkan oleh menurunkan produktivitas, “ produksi benang da kain kami hanya 30 persen saja dari total kapasitas pabrik,” terang dia.
Dengan rincian, pada kuartal I 2015 produksi hanya menghasilkan Yarn 1716 juta ton , Woven Fabric 6.17 juta ton dan knitting Fabric 190 Juta ton . dan menghasilkan penjualan sebesar 10,19 juta Dollar AS, sedangkan hingga akhir tahun di targetkan mencapai 60 juta dollar AS.
Penurunan disebabkan, keluarnya 95 persen karyawan berpengalaman menjalankan produksi 20 tahun memilih pensiun dini untuk mendapatkan pesangon 2 kali masa kerja. Setelah itu persero kesulitan mencari SDM dengan kualitas yang sama. “ kan sulit mendidik karyawan yang baru lulus dan itu butuh biaya juga, “ terang dia.
Disamping itu, Persero juga menghadapi lesunya pasar dan memmbanjirnya produk sejenis dari Tiongkok.
Untuk meghadapi itu, pihaknya tak bisa membuat banyak mengingat utang perusahaan mencapai 38,41 Juta Dollar AS. “ Dengan kondisi ini kami hanya bisa melakukan efesienesi produksi, “ ujar dia. Sembari berharap akan kembali mencetak laba ditahun 2017.(AZ)