TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Terkait Kehalalan Vaksin, Bio Farma Gandeng MUI

Busthomi
6 October 2020 | 08:57
rubrik: Ekonomi
Kejar Target Ekspor, Bio Farma Sasar Pasar di Afrika

Jakarta, TopBusiness – PT Bio Farma (Persero) terus berusaha menciptakan vaksin covid-19 agar aman disuntikkan ke masyarakat. Tak hanya itu, produsen obat pelat merah itu juga mengaku konsen dengan isu halal pada vaksin tersebut. Untuk itu, pihaknya sudah menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal ini seperti disebutkan oleh Direktur Utama Bio Farma, Honesty Basyir saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR, Jakarta, ditulis Selasa (6/10/2020).

Menurut Honesty, terus menjaga masalah kehalalan vaksin tersebut. Selain menggandeng MUI, pihaknya juga telah bertemu dengan Wakil Presiden Maruf Amin yang merupakan seorang kiai sekaligus Ketua MUI terkait dengan isu kehalalan vaksin itu sendiri. 

“Karena isunya sangat sensitif, kami sudah lakukan  audiensi dengan Wapres sekaligus ketua MUI, pihak BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan komisi fatwa [MUI],” jelas Honesty

Adapun hasil pertemuan tersebut, tutur Honesty, Wapres dan MUI sepakat, meskipun vaksin covid-19 yang tersedia tak halal, namun tetap boleh disuntikkan ke masyrakat. Hal secara syariah, masuk ke dalam kondisi kedaruratan, yakni darurat pandemi. 

“Pak Wapres arahannya cukup menggembirakan. Kalau vaksin itu halal bagus, tapi kalau belum ada unsur halal, dalam kondisi [darurat] pandemi bisa diberikan vaksinanya. Ini akan menjadi tugas komisi fatwa untuk mensupport program vaksinasi,” yakin dia.

Sebelumnya, Wapres Maruf Amin bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Terawan Agus Putranto, serta pihak Biofarma di rumah dinasnya.

Dalam pertemuan itu, Luhut menyampaikan perkembangan vaksin corona yang rencananya akan didatangkan dari China pada bulan November mendatang.

Luhut juga sempat menyinggung soal kehalalan vaksin corona, apakah bisa digunakan atau tidak.

Berdasarkan keterangan dari Jubir Wapres, Masduki Baidlowi, Wapres Maruf Amin meminta agar kehalalan vaksin menjadi perhatian.

BACA JUGA:   Kalbe Uji Klinik Vaksin Covid-19

Akan tetapi, Maruf Amin mengaku tidak masalah jika vaksin tidak halal mengingat kondisi darurat saat pandemi seperti sekarang ini.

“Jadi Wapres menjelaskan dua hal. Vaksin itu kalau halal ya bagus, enggak ada problem. Tetapi kalau misalnya tidak halal, tidak masalah karena itu dalam kondisi darurat,” ujar Masduki, dalam kesempatan tersebut.

Foto: Istimewa

Tags: Biofarmakehalalan vaksinMajelis Ulama Indonesiavaksin Covid-19
Previous Post

4 Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah

Next Post

IHSG ada Peluang Lanjutkan Peningkatan Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR