Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia mengalami tekanan jual. Indeks komposit Jakarta tersebut mengikuti arah bursa saham Wall Street, New York.
Tercatat, IHSG berkurang 22,65 poin, atau setara dengan 0,45 persen ke posisi 4.976,57. Para pelaku pasar modal merealisasikan jual saham, menyusul minim sentimen positif. Apalagi, masih dibayangi dengan tingginya angka pandemi Covid-19. Selain, mengikuti arah saham Wall Street.
Ternyata, gerak bursa saham Jakarta selaras dengan sejumlah bursa saham regional lainnya. Seperti, Nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo terbuka turun 0,48% dan Kospi di Bursa Saham Seoul 0,33%.
Hingga sesi penutupan perdagangan waktu setempat, indeks dow jones industrial average di Bursa Saham New York terkoreksi 375,88 poin (1,34 persen) ke level 27.772,76, dan Nasdaq 177,88 poin (1,57 persen) ke posisi 11.154,60.
Foto: Rendy MR
