Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya. Meski begitu, para pelaku pasar diminta tetap untuk tetap waspada lantaran sentiment maraknya aksi demo UU Ciptaker masih berlanjut. Dan Bisa membebani IHSG.
Menurut analis pasar modal dari PT Binnartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, Indeks sendiri kembali berada di zona hijau di tengah banyaknya aksi penolakan terhadap UU CIptaker yangbaru saja disahkan. Tercatat, IHSG berhasil ditutup menguat 0,10% di level 5004.33.
Dan untuk perdagangan hari ini, secara teknikal, berdasarkan indikator, MACD berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Namun untuk Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral.
“Dan untungnya, pergerakan indeks telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan menuju ke level resistance terdekat masih terbuka lebar,” kata Nafan dalam riset hariannya, Kamis (8/10/2020).
Dengan kondisi tersebut, maka menurut rasio fibonacci, pergerakan IHSG untuk level support dan resistance akan berada di rentang 4975.54 hingga 5097.14. Untuk itu, beberapa saham ini layak dikoleksi para pelaku pasar.
– BEST, dengan daily (175). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 170 – 175, dengan target harga secara bertahap di level 179, 190, 198 dan 234. Support: 163.
– BNGA, dengan daily (735). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 715 – 735, dengan target harga secara bertahap di level 755, 830, 905 dan 980. Support: 715 & 680.
– LPCK, dengan daily (785). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 120 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 765 – 785, dengan target harga secara bertahap di level 810, 865, 905 dan 1080. Support: 730.
– TOWR, dengan daily (1025). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1015 – 1025, dengan target harga secara bertahap di level 1035, 1055, 1085, 1155 and 1220. Support: 1015 & 1000.
– WSKT, dengan daily (540). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 510 – 540, dengan target harga secara bertahap di level 565, 580 dan 650. Support: 510 & 476.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
