Jakarta-Thebusinessnews. Kebijakan Pemerintah mengenai mengenakan CPO Supporting Fund (CSF ) akan diberlakukan 2015 akan mempengaruhi pendapatan perusahaan perkebunan sawit. Hal itu juga berdampak pada PT Provident Agro Tbk, (PALM ).
Presiden Direktur PT Provident Agro Tbk (PALM ), Tri Boewono menyatakan kebiijakan pemerintah itu akan mempengaruhi pendapatan perseroan. “ walaupun perusahaan kami bukan eksportir CPO dan turunnya namum pembeli kami sebagian eksportir sehingga akan mempengaruhi harga jual kami kepada mereka,” ujar dia di Jakarta, kamis, 11 Juni 2015.
Namum ia belum bisa memastikan berapa besar pengaruh kebijakan itu terhadap pendapatan perseroan. Sebab pendapatan perseroan tahun ini akan sangat terpengaruh oleh harga CPO dunia dan nilai tukar Rupiah.
Kebijakan CSF itu akan memunggut sebesar 50 Dollar AS per-ton CPO yang dieksport dan 30 Dollar AS perton ekporst produk olahan seperti olein.selain itu pendapatan PALM juga akan terpengaruh dari rencana pemerintah yang akan mengenakan pungutan Bea keluar sebesar 7,5 persen untuk CPO dan turunannya yang dieksport.
Untuk mengatasi kebijakan itu, PALM akan terus meningkatkan produksi CPO. Direncanakan produksi CPO tahun ini naik 28 persen dibanding tahun 2014. Tahun 2014 sebesar 102.000 Ton dan tahun 2015 menjadi 130.000 ton.(AZ)