Jakarta-Thebusinessnews, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Provident Agro Tbk, (PALM ) sepakat untuk tidak membagikan deviden dari hasil laba tahun buku 2014. Rencana Laba tersebut menjadi laba ditahan dan akan memperkuat struktur permodalan perseroan.
Direktur Keuangan PT Provident Agro Tbk, Devin Antonio Ridwan menyatakan laba tahun buku 2014 sebesar Rp 168,3 Miliar akan diperuntukan sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan.” Semua menjadi laba ditahan untuk ekspansi usaha ditahun 2015,” ujar dia usai menghadiri RUPST di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2015.
Rencananya pada tahun 2015, perseroan akan meningkatan produksi Crude Palm Oil ( CPO ) dengan membangun Dua pabrik baru ini memiliki kapasitas masing-masing sebesar 45 ton per jam. Saat ini, dengan tiga pabrik yang sudah beroperasi, PALM memiliki kapasitas pabrik 105 ton per jam. Maka, pada awal tahun depan, tambahan dua pabrik baru bakal menggenjot kapasitas pabrik menjadi 195 ton per jam.
Untuk pembangunan pabrik tersebut perseroan membutuhkan dana sebesar Rp 3,5 miliar pertonnya. Sehingga perseroan akan mengeluarkan dana sebesar Rp 315 miliar. sedangkan tahun ini perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 480 Miliar.(AZ)