Jakarta, TopBusiness – Proses eksplorasi yang dilakukan oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usaha PT Agincourt Resources (AR), terus dilakukan di tengah pandemic Covid-19 ini.
Bahkan selama bulan September itu, pihak Agincourt terus melakukan eksplorasi di tambang mineral emas dan perak di Sibolga, Sumatera Utara. Tercatat, anak usaha perseroan itu telah mengeluarkan biaya eksplorasi mencapai Rp15,6 miliar.
“Kegiatan ekplorasi yang dilakukan AR berada di daerah Sibolga, Sumatra Utara. Dengan biaya kegiatan eksplorasi untuk periode September 2020 adalah sebesar US$ 1,046,340 atau setara dengan Rp15.609.300.120,” demikian keterangan resmi UNTR yang dikutip dari keterbukaan informasi, di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Senin (12/10/2020).
AR adalah pemegang Kontrak Karya (KK) untuk mineral emas dan perak. AR dimiliki oleh PT United Tractors Tbk dengan kepemilikan saham sebanyak 95%.
Perusahaan ini didirikan berdasarkan Akta Pendirian No.281, tanggal 14 April 1997, dihadapan Notaris Haji Muhammad Afdal Gazali, SH, di Jakarta. Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan surat keputusan No. C2-3010.HT.01.01.TH.1997 tanggal 24 April 1997 (AR).
“Jadi, AR telah melakukan pengeboran dengan tingkat kedalaman total sebesar 9.905 meter. Kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh AR dibantu dengan beberapa subkontraktor,” kata dia.
AR sendiri, kata keterangan tersebut, melakukan pelaporan kegiatan eksplorasi di periode September 2020 ini untuk mengikuti ketentuan peraturan Bursa.
Foto: Istimewa
