TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Erick: Merger Bank Syariah Jadikan RI Pusat Keuangan Syariah Dunia

Nurdian Akhmad
13 October 2020 | 11:41
rubrik: Business Info
Beberapa BUMN Jalin Kerja Sama Strategis dengan PEA


Jakarta, TopBusiness – Pemerintah Indonesia berambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, harus dilakukan bersama, bahu-membahu, ta’awun dan saling menguatkan.

“Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian BUMN berinisiatif melakukan penandatanganan conditional merger agreement untuk menyatukan ketiga bank syariah nasional, PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah untuk menjadi satu keluarga besar,” ungkap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  dalam video yang beredar, Selasa (13/10).

Dengan dilakukannya penandatanganan tersebut, penggabungan ketiga bank syariah milik Himbara dimulai. Diharapkan setelah proses merger rampung, akan menjadikan bank syariah terbesar di Indonesia.

“Langkah ini merupakan tonggak sejarah untuk kita semua, tonggak pertama persiapan dan tinjauan-tinjauan untuk merealisasikan rencana penggabungan bank-bank syariah nasional. Dengan bergabungnya rekan-rekan menjadi satu bank, satu keluarga Insya Allah Indonesia punya bank syariah terbesar,” jelas dia.

Erick Thohir menilai penggabungan (merger) tiga bank syariah nasional akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Indonesia. Bank hasil merger diyakini akan menjadikan bank syariah terbesar yang ada di Indonesia.

Diharapkan bank syariah tersebut mendekati satu tujuan ekonomi syariah, yaitu keadilan untuk umat.  “Sistem keadilan dan transparan sudah membuat bank syariah bertahan di tengah krisis pandemi Covid-19, bahkan mampu menorehkan kinerja positif,” lanjut dia.

Pihaknya juga menilai, sebagai negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia, Indonesia masih kalah dari negara Islam lainnya. Untuk itu, diperlukan sinergi supaya bank syariah di Indonesia juga bisa bersaing.

“Oleh karena itu kita harus bangkit. Namun, kita juga harus yakin bila kita bersatu kita mampu menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Insya Allah langkah ini menjadi panggilan rekan-rekan semua menegakkan ekonomi syariah di Indonesia, memakmurkan, dan ini amanat yang juga membuka kesempatan lebih luas untuk dapat berguna sebanyak-banyaknya bagi orang lain,” papar Erick.

BACA JUGA:   Hipmi: Merger Bank BUMN Syariah Dorong Ekonomi Umat

Erick juga mengajak semua pihak bersama-sama saling menguatkan, dan bekerja berlandaskan AKHLAK yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif untuk menjadi pilar kekuatan baru, kekuatan ekonomi nasional.

Tags: menteri BUMNmerger bank BUMN Syariah
Previous Post

Bandara AP II Ikuti Protokol WNA Masuk Indonesia

Next Post

PGN Raih Penghargaan K3

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR