Jakarta, TopBusiness – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyambut positif merger PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Merger bank syariah milik bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) itu dinilai tepat untuk memperkuat pengembangan serta posisi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia.
“Langkah yang diambil Erick Thohir selaku Menteri BUMN tepat dan membawa angin segar bagi kemajuan ekonomi dan keuangan syariah nasional, mengingat sekitar 70% kegiatan ekonomi dan keuangan syariah saat ini masih berpusat di perbankan syariah,” kata Wakil Sekjen BPP Hipmi, Arief Rosyid kepada media di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
Arief menjelaskan, merger bank umum syariah merupakan bukti komitmen pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin dalam mendorong kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.
Arief Rosyid menilai kebijakan itu tepat dilakukan ketika pandemi Covid-19 belum reda. Sebab, di tengah pandemi, pemerintah memiliki kesempatan untuk mengambil momentum memajukan perekonomian nasional.
Momentum itu bisa didorong melalui aksi merger bank umum syariah milik Himbara, yang selama pandemi memiliki kinerja baik dan di atas rata-rata industri perbankan nasional. “Keberpihakan Menteri Erick Thohir ini melanjutkan komitmen Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Maruf Amin yang selama ini berupaya mendorong kemajuan umat Islam dalam konteks ekonomi,” ujar dia.
