IHSG Menanti Sentimen Positif Global

Penulis Agus

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Jumat (16/10/2020) akhir pekan di Bursa Efek Indonesia masih menanti sentimen positif dari global.

“Kami melihat, meski sentimen domestik positif, menjalani minggu pertama pembukaan kembali ekonomi masa transisi DKI Jakarta, sentimen global dapat kembali berpengaruh terhadap IHSG saat ini,” demikian hasil riset harian Samuel Sekuritas Indonesia dalam laman samuel.co.id, di Jakarta.

Disebutkan, penambahan kasus positif harian dalam negeri kemarin sebanyak 4.411 kasus, diatas rerata tujuh hari sebanyak 4.085. Sementara itu, terdapat lonjakan pada kasus sembuh harian sebanyak 5.810 kasus, yang merupakan tertinggi selama masa pandemi.

Kemudian, rilis data Weekly Jobless Claims Amerika periode 10 Oktober meningkat menjadi 898.000 (prev: 845 ribu, cons: 825 ribu), yang merupakan level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Peningkatan tidak terduga ini memberi kekhawatiran akan perbaikan serapan tenaga kerja, dimana saat yang bersamaan, Steven Mnuchin menilai kecil kemungkinan kesepakatan stimulus dapat diraih sebelum November.

Pasar saham AS ditutup melemah semalam dengan S&P 500 melemah 0,15%, Dow Jones 0,07%, dan Nasdaq 0,47%. Sementara yield 10Y Treasury AS bergerak sideways di level 0,736%.

Saat ini, China dikabarkan sedang merancang peraturan baru terkait pembatasan ekspor akan material sensitif dan teknologi kepada perusahaan asing tertentu, atas dasar kepentingan keamanan nasional. Dasar rancangan aturan ini terlihat dikaitkan dengan dasar pembatasan ekspor yang diterapkan AS sebelumnya.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA

Tinggalkan komentar